Tanda dan Gejala Histrionic Personality Disorder yang Perlu Diwaspadai

  • 24 Jul 2026 13:54 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Histrionic Personality Disorder (HPD) atau gangguan kepribadian histrionik merupakan salah satu gangguan kepribadian yang ditandai dengan pola perilaku emosional yang berlebihan serta keinginan kuat untuk menjadi pusat perhatian. Menurut Alodokter, kondisi ini dapat memengaruhi hubungan sosial, kehidupan pribadi, hingga aktivitas sehari-hari penderitanya.

Salah satu tanda utama HPD adalah selalu berusaha menarik perhatian orang lain dalam berbagai situasi. Ketika tidak menjadi pusat perhatian, penderita dapat merasa tidak nyaman, kecewa, atau bahkan menunjukkan emosi yang berlebihan agar kembali diperhatikan.

Penderita HPD juga cenderung menampilkan emosi yang berubah-ubah dengan cepat dan sering kali tampak berlebihan. Meski terlihat ekspresif, emosi yang ditunjukkan terkadang terkesan dangkal dan tidak sesuai dengan situasi yang sedang dihadapi.

Gejala lainnya adalah memiliki gaya berbicara yang dramatis, tetapi sering kali kurang didukung oleh informasi atau fakta yang jelas. Selain itu, penderita dapat menunjukkan perilaku atau penampilan yang dianggap terlalu menggoda atau berusaha menarik perhatian secara berlebihan, meskipun situasinya tidak mendukung.

Orang dengan gangguan ini juga mudah dipengaruhi oleh pendapat orang lain maupun lingkungan sekitarnya. Mereka kerap menganggap hubungan dengan orang lain lebih dekat atau lebih akrab daripada kenyataan yang sebenarnya, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Penderita HPD umumnya sangat memperhatikan penampilan fisik sebagai cara untuk mendapatkan perhatian atau pengakuan dari orang lain. Mereka juga cenderung membutuhkan pujian dan validasi secara terus-menerus agar merasa dihargai atau percaya diri.

Apabila tanda dan gejala tersebut muncul secara menetap hingga mengganggu hubungan sosial maupun pekerjaan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan yang tepat. Penanganan sejak dini dapat membantu penderita mengelola emosinya, membangun hubungan yang lebih sehat, serta meningkatkan kualitas hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....