Waspada Dampak Nonton Piala Dunia Sampai Subuh

  • 14 Jul 2026 09:00 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Piala Dunia merupakan turnamen sepakbola paling bergengsi di dunia serta acara olahraga tunggal yang paling banyak ditonton oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Terlebih pada pertandingan saat ini Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara yakni Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada sudah memasuki babak menuju ke semifinal.

Berbicara tentang menonton siaaran Piala Duniaa, Tidak sedikit para penggemar sepak bola memasang alarm agar terbangun saat jadwal pertandingan akan berlangsung. Bahkan ada yang sampai menyiapkan kopi agar tetap terjaga, kadang ada juga yang rela mengabaikan pekerjaan keesokan harinya.

Perbedaan waktu yang cukup jauh antara Indonesia dengan negara tuan rumah Piala dunia kali ini menjadikan banyak laga jatuh pada jam jam ketika seharusnya masih dalam istrahat seperti siaran pada pukul 02.00 Wib dini hari.

Dengan jam tayang tersebut seharusnya ada masa dimana masyarakat Indonesia tidur paling nyenyak. Lalu apakah kondisi ini akan membahayakan kesehatan? Berikut penjelasan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari klinik Kiera dr Erta, Sp. JP akun Yutube @DrErtaSpJP :

Menonton bola adalah hal yang sangat menyenangkan terutama bagi pecinta sepak bola, yang tidak menyenangkan adalah ketika pertandingan selesai tapi tubuh kita masih harus menjalani babak tambahan sampai sore. Orang dewasa umumnya membutuhkan sedikitnya 7 jam tidur. Sekali dua kali tidur terlambat mungkin masih bisa ditoleransi, tapi kalau hampir setiap malam maka tubuh akan mulai mengirim enam sinyal, maka hal ini perlu diwaspadai dan jangan merasa tubuh kebal.

  1. Mengantuk berat pada siang hari. Mata terasa seperti punya magnet menuju meja dan ini bukan berarti Anda kurang motivasi, dalam kondisi ini menandakan otak sedang kekurangan waktu pemulihan.

  2. Sakit kepala ketika bangun. Kurang tidur, dehidrasi, terlalu banyak kafein atau pola tidur yang berantakan dapat ikutan berperan, jadi jangan langsung menyalahkan wasitnya.

  3. Jantung terasa mudah berdebar. Begadang, kopi berlebihan, minuman energi, kecemasan pertandingan, dan rokok bisa membuat denyut jantung terasa lebih cepat atau tidak nyaman.

  4. Sulit fokus. Salah kirim pesan, lupa naruh kunci, atau hampir melewatkan lampu merah, nah kalau Anda sudah mengalami hal demikian maka sebaiknya jangan nyetir, kopi tidak bisa membuat otak tetap aman saat berkendara.

  5. Mudah marah. Saat timnya kalah ada yang bahkan sandalnya sampai ikut ditendang, padahal yang salah mungkin pertahanannya, bukan keluarga di rumah. Kurang tidur memang dapat mengganggu pengendalian emosi.

  6. Terus mencari kopi, minuman manis, dan cemilan. Tubuh yang lelah seringki meminta energi cepat, masalahnya energi itu singkat, gula dan kalorinya tetap tercatat.

Jadi, pilih pertandingan yang benar-benar ingin ditonton, tidurlah lebih awal sebelum laga dan minum air putih. Selain itu batasi kopi terutama menjelang waktu tidur berikutnya, jangan menumpuk kopi dengan minuman energi, setelah pertandingan redupkan layar dan segera tidur.

Kemudian jngan lanjut menonton analisis, komentar, lalu debat 2 jam tentang strategi pelatih. Pelatihnya mungkin sudah tidur, sementara Anda sendiri masih terjaga. Nah, kalau sampai muncul nyeri dada, sesak berat, pingsan, atau berdebar berkepanjangan, maka jangan dianggap sekedar efek bola. segera cari pertolongan medis.

Intinya, nikmati siaran Piala Dunia, tapi jangan korbankan kesehatan untuk semua pertandingan. Tubuh juga punya klasemen. Jika enam sinyal tadi sudah muncul, maka itu pertandan waktunya istirahat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....