Kenapa Orang Indonesia Lebih Cepat Pikun
- 22 Jun 2026 20:38 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna - Melansir hallosehat, pikun adalah kondisi ketika seseorang butuh waktu lebih lama untuk mengingat atau lupa dengan apa yang mereka lakukan sebelumnya. Seiring bertambahnya usia, perubahan muncul di semua bagian tubuh, termasuk otak. Tahukan Anda kenapa orang Indonesia itu sekarang lebih cepat pikun dibandingkan dulu? Berikut penjelasan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari klinik Kiera dr Erta, Sp. JP akun Yutube @DrErtaSpJP :
Saat ini kita hidup di zaman informasi datang terlalu cepat, bangun tidur belum cuci muka sudah dapat berita politik, harga dolar, artis cerai, jalan macet, promo skincare, dan ada video kucing jatuh dari sofa. Kondisi demikian membuat otak kita itu seperti dipaksa untuk terus berfikir lebih keras dan bahkan belum sempat memahami satu masalah, sudah datang masalah baru. Akhirnya bukan karena kita bodoh, tapi karena otak kita kelebihan beban.
Dalam dunia kesehatan, memori itu sangat dipengaruhi oleh perhatian. Jika kita tidak benar-benar memperhatikan sesuatu, maka otak tidak akan menyimpannya dengan kuat. Banyak orang lupa sinyal tubuhnya sendiri, misalnya ahun lalu tekanan darahnya pernah 160-an, tapi karena sekarang tidak pusing dianggap aman. Bulan lalu gula darahnya tinggi, dirawat gula darahnya membaik, lalu makan nasi padang dengan semangat dianggap sehat, kolesterolnya naik, tapi karena dadanya tidak nyeri dianggap tidak masalah. Padahal tubuh itu sering memberi peringatan pelan-pelan, kita saja yang terlalu sibuk scrolling sampai lupa mendengarkan.
Otak kita itu bukan hanya butuh informasi, tapi butuh jeda, kalau setiap hari diisi berita, notifikasi, kekhawatiran, komentar, perdebatan, maka otak akan memilih bertahan hidup dengan menyaring banyak hal. Akibatnya kita gampang lupa, bukan hanya lupa nama orang, tapi lupa pelajaran dari kejadian yang besar. Secara medis, stres kronis, kurang tidur, kurang olahraga, gula darah tidak terkontrol, hipertensi, dan gangguan pada pembuluh darah juga bisa mempengaruhi fungsi otak kita.
Otak merupakan organ yang sangat bergantung pada aliran darah yang baik. Kesehatan otak dan jantung sangat erat kaitannya. Pembuluh darah yang sehat membantu otak bekerja dengan baik. Jika tekanan darah tinggi, gula darah sering tinggi, kolesterol tidak dikendalikan, merokok jalan terus, tidur kurang, aktivitas fisik minim, maka pembuluh darah bisa lebih cepat rusak. Jika pembuluh darah di otak terganggu, maka resiko stroke meningkat. Jika aliran darah ke otak tidak optimal, maka fungsi berpikir juga ikut terganggu. Jadi, menjaga kesehatan itu bukan hanya main teka-teki silang, tekanan darah juga harus diperhatikan. Tapi jangan salah paham, lupa berita tahun lalu itu bukan berarti seseorang itu pasti sakit. Kita harus bisa membedakan antara lupa biasa, overload informasi, dan gangguan memori yang serius.
Kalau lupa sesekali itu manusiawi, tapi kalau seseorang itu mulai sering tersesat di tempat yang biasa dikenal, lupa nama keluarga, mengulang pertanyaan yang sama berkali-kali, kesulitan mengurus aktivitas harian, atau perubahan perilakunya itu semakin jelas, nah itu sebaiknya diperiksakan. Perlu kita ketahui bahwa obat dari memori pendek itu bukan hanya vitamin otak, melainkan perlu membiasakan diri berpikir lebih panjang. Saat ada isu besar, jangan hanya ikutan ramai, tanyakan akarnya apa, dampaknya ke keluarga saya apa, dampaknya ke kesehatan apa, dan apa yang bisa kita pelajari. Mulailah dari hal yang kecil, tidurnya pastikan cukup, kurangi gula berlebihan, cek tekanan darah, cek gula darah dan kolesterol sesuai kebutuhan, bergerak lebih sering, jangan merokok, kelola stress, serta batasi konsumsi berita yang membuat kepala panas tapi tidak membuat hidup itu lebih baik.
Jadi kenapa orang Indonesia sekarang itu lebih cepat pikun dibandingkan dulu? Mungkin bukan karena otaknya itu lebih lemah, tapi karena hidupnya yang terlalu bising, informasinya yang terlalu cepat, stresnya itu terlalu banyak, dan pelajaran dari masa lalu itu terlalu jarang kita rawat. Ingatan yang sehat itu bukan hanya soal mengingat tanggal kejadian, tapi juga mengingat pelajaran dari kejadian itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....