Efek Samping Gurita yang Perlu di Waspadai
- 12 Jun 2026 12:53 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Gurita adalah salah satu makanan laut yang kaya akan gizi dan sering dijadikan hidangan istimewa. Kandungan gurita meliputi protein tinggi, rendah lemak, serta vitamin dan mineral penting yang baik untuk tubuh.
Selain memberikan energi, gurita juga menyimpan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, otak, hingga sistem kekebalan tubuh. Namun, seperti makanan laut lainnya, gurita juga memiliki batasan konsumsi yang perlu diperhatikan.
Meskipun gurita kaya nutrisi dan memiliki banyak manfaat, konsumsi berlebihan atau pada kondisi tertentu bisa menimbulkan masalah kesehatan. Ada beberapa efek samping makan gurita yang perlu diperhatikan agar tidak berdampak buruk bagi tubuh yang dilansir dari ciputrahospital.com :
1. Kandungan Kolesterol Tinggi
| Baca juga: Khasiat Bawang Putih untuk Kesetahan Tubuh |
Gurita mengandung kolesterol yang cukup tinggi, sehingga konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko gangguan jantung. Kolesterol tetap dibutuhkan tubuh, namun jika kadarnya berlebihan dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah.
Bagi yang memiliki masalah kolesterol tinggi, sebaiknya mengatur porsi gurita agar tidak memicu komplikasi. Mengonsumsi dengan bijak tetap memungkinkan mendapatkan manfaat tanpa terkena risikonya.
2. Tinggi Natrium
Kandungan natrium dalam gurita cukup tinggi sehingga perlu diperhatikan terutama bagi penderita hipertensi. Natrium memang penting untuk fungsi saraf, namun terlalu banyak dapat membebani jantung.
| Baca juga: Nangka dan Efek Sampingnya Bagi Kesehatan |
Efek samping ini bisa dicegah dengan membatasi porsi dan menghindari penggunaan garam berlebih saat memasak. Dengan begitu, gurita tetap bisa dikonsumsi tanpa membahayakan kesehatan.
3. Alergi Seafood
Beberapa orang memiliki alergi terhadap protein yang terdapat dalam makanan laut, termasuk gurita. Reaksi alergi bisa berupa gatal-gatal, sesak napas, hingga gangguan pencernaan.
Jika memiliki riwayat alergi pada makanan laut seperti udang atau kerang, sebaiknya hindari konsumsi gurita. Hal ini untuk mencegah efek samping serius yang dapat mengganggu kesehatan.
| Baca juga: Minum Kopi Setiap Hari, Ini Faktanya |
4. Risiko Paparan Logam Berat
Dalam jaringan gurita, terkadang ditemukan kandungan logam berat seperti timbal. Meskipun jumlahnya kecil, konsumsi terlalu sering bisa meningkatkan risiko kesehatan dalam jangka panjang.
Untuk menghindari efek samping makan gurita yang satu ini, konsumsilah dalam batas wajar. Mengombinasikan gurita dengan sumber protein lain juga bisa menjadi pilihan lebih sehat.
5. Batasan untuk Ibu Hamil
Bagi ibu hamil, konsumsi gurita sebaiknya dibatasi hanya beberapa kali dalam seminggu. Hal ini karena kandungan logam berat dan kolesterolnya yang bisa berdampak pada kesehatan ibu dan janin.
Ibu hamil tetap bisa merasakan manfaat gurita, asalkan memperhatikan jumlah porsinya. Mengonsumsi sekitar 2–3 porsi per minggu masih tergolong aman untuk mendukung kebutuhan gizi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....