Waspadai Hipertensi dan Kolesterol setelah Musim Liburan dan Idul Adha
- 05 Jun 2026 10:53 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Meningkatnya konsumsi makanan berlemak dan daging merah selama musim liburan, terutama pada momen Hari Raya Idul Adha, menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani, dr. Ian Pahlevi, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul setelah perayaan hari besar keagamaan tersebut.
Menurut dr. Ian, penyakit yang paling sering mengalami peningkatan setelah musim liburan adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi serta kolesterol tinggi. Kondisi ini umumnya terjadi pada pasien yang sebelumnya memang telah memiliki riwayat penyakit tersebut, namun mengalami kekambuhan akibat pola makan yang tidak terkontrol selama liburan.
“Penyakit yang muncul itu paling banyak adalah darah tinggi atau hipertensi kemudian juga kolesterol, apalagi hari raya kurban kan banyak daging merah”, kata dr. Ian belum lama ini kepada RRI.
dr. Ian menjelaskan bahwa konsumsi daging merah yang berlebihan dapat memicu peningkatan tekanan darah. Berdasarkan sejumlah penelitian internasional, penderita hipertensi dianjurkan membatasi konsumsi daging merah kurang dari 70 gram per hari. Jumlah tersebut dinilai cukup kecil dibandingkan kebiasaan masyarakat yang kerap mengonsumsi daging dalam porsi besar saat Hari Raya Kurban.
“Kalau secara internasionalnya sudah ada penelitian bahwa konsumsi daging merah itu untuk hipertensi harus dibatasi Kurang lebih di bawah 70 gram dalam satu harinya”, ucapnya.
Selain jumlah konsumsi, cara pengolahan daging juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Ian menuturkan bahwa daging olahan, seperti daging kalengan dan produk sejenis, memiliki risiko lebih tinggi dalam meningkatkan tekanan darah. Sementara itu, daging yang diolah sendiri di rumah tetap perlu memperhatikan penggunaan garam agar tidak berlebihan.
“Pengolahan makanan apapun itu garamnya perlu dibatasi satu hari itu harus dibawah 5,5 gram”, ujar dr. Ian.
Melalui kesempatan tersebut, dr. Ian mengimbau masyarakat untuk mengatur porsi makan dan memilih cara pengolahan yang lebih sehat sertatidak lupa mengonsumsi buah sayur. Dengan pola konsumsi yang seimbang, risiko terjadinya hipertensi dan gangguan kesehatan lainnya setelah musim liburan dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....