Waspada! Ini Makanan dan Minuman yang Memperparah Darah Rendah

  • 22 Apr 2026 08:01 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Tekanan darah rendah sering kali dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan adalah pola makan, karena beberapa jenis makanan ternyata dapat memperburuk gejala tersebut. Seperti yang dilansir dari laman Alodokter.com, berikut macam-macam makanannya:

1. Makanan dan minuman tinggi gula sederhana

Asupan tinggi gula seperti permen, minuman bersoda, dan kue manis bisa menyebabkan kenaikan gula darah yang cepat, lalu turun drastis dalam waktu singkat. Penurunan ini dapat memicu rasa lemas, keringat dingin, hingga jantung berdebar.

2. Minuman berkafein tanpa cukup cairan

Minuman seperti kopi dan teh kental memang dapat meningkatkan tekanan darah sementara, tetapi efeknya tidak bertahan lama. Jika dikonsumsi berlebihan tanpa cukup minum air, kafein dapat menyebabkan dehidrasi karena sifatnya yang meningkatkan produksi urine.

3. Makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans

Gorengan, makanan cepat saji, dan daging olahan mengandung lemak tidak sehat yang dapat mengganggu fungsi pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah menjadi kurang lancar dan distribusi oksigen ke tubuh terganggu. Dalam jangka panjang, hal ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan memperburuk kondisi tekanan darah rendah.

4. Minuman beralkohol

Alkohol dapat melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah turun lebih cepat, terutama pada penderita hipotensi. Selain itu, alkohol juga memicu peningkatan frekuensi buang air kecil yang berisiko menyebabkan dehidrasi. Kombinasi ini dapat membuat tubuh terasa lemah, pusing, dan sulit fokus.

5. Makanan yang sangat rendah natrium

Asupan garam yang terlalu sedikit dapat menurunkan tekanan darah karena natrium berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Jika tidak terpenuhi, tubuh bisa mengalami gejala seperti pusing, lemas, bahkan penurunan kesadaran. Meski begitu, konsumsi garam tetap harus seimbang dan tidak berlebihan. Penyesuaian asupan sebaiknya mengikuti kebutuhan tubuh atau anjuran tenaga medis.

Menjaga pola makan yang tepat merupakan langkah sederhana namun penting untuk membantu menstabilkan tekanan darah. Dengan lebih selektif dalam memilih asupan harian, risiko gejala seperti pusing dan lemas dapat diminimalkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....