Jenis Makanan dan Minuman Penyebab Dehidrasi

  • 19 Apr 2026 13:29 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Dehidrasi adalah kondisi dimana tubuh kekuragan asupa cairan. Ternyata ada beberapa jenis makanan dan minuman penyebab dehidrasi yang perlu dibatasi konsumsinya. Pasalnya, selain dapat memicu rasa haus, berbagai jenis makanan dan minuman tersebut juga dapat mendorong keinginan untuk lebih sering buang air kecil.

Beberapa jenis makanan dan minuman mengandung zat yang dapat merangsang kandung kemih menjadi lebih aktif, sehingga akan lebih sering buang air kecil setelah mengonsumsinya. Jika terlalu sering buang air kecil, terlebih bila tidak disertai dengan minum air putih yang cukup, berisiko mengalami dehidrasi. Dilansir dari laman www.alodokter.com, berikut ini adalah daftar makanan dan minuman yang dapat memicu dehidrasi:

1. Makanan ringan

Makanan ringan, seperti kentang goreng, keripik kentang, dan aneka jenis gorengan, umumnya mengandung banyak garam atau natrium. Asupan garam yang tinggi ini bisa menyebabkan produksi urine meningkat dan membuat lebih sering buang air kecil. Hal ini membuat berisiko mengalami dehidrasi.

2. Buah-buahan asam

Buah-buahan memiliki aneka nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Namun, buah-buahan dengan rasa asam, seperti jeruk, lemon, tomat, dan nanas perlu dibatasi konsumsinya karena bisa mengiritasi kandung kemih. Selain itu, buah-buahan lain seperti semangka juga memiliki efek diuretik yang dapat membuat tubuh lebih banyak buang air kecil, sehingga berisiko menyebabkan dehidrasi.

Efeknya, saluran kemih menjadi lebih aktif dalam mengeluarkan urine sehingga keinginan untuk buang air kecil meningkat dan membuat berisiko mengalami dehidrasi, terlebih jika tidak mengimbanginya dengan konsumsi air putih yang cukup. Selain buah-buahan di atas, buah lain seperti timun dan semangka, juga memiliki efek diretik alami.

3. Makanan pedas

Makanan pedas, seperti cabe, jahe, wasabi, dan bumbu kari, bisa menyebabkan iritasi pada kandung kemih. Hal ini membuat keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Selain itu, jahe juga diketahui memiliki efek diuretik alami yang dapat mendorong lebih sering buang air kecil dan meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi.

4. Bawang

Beberapa jenis bawang, seperti bawang putih dan bawang bombay, diketahui memiliki efek diuretik yang mirip dengan jahe. Hal ini membuat konsumsinya bisa memicu terjadinya dehidrasi. Risiko mengalami dehidrasi akan makin besar jika Anda mengonsumsinya dalam keadaan mentah.

Oleh karena itu, untuk meminimalkan terjadinya dehidrasi akibat mengonsumsi bawang, dianjurkan untuk membatasi konsumsinya. Anda pun dianjurkan untuk memasak bawang putih atau bawang bombay hingga matang sebelum mengonsumsinya.

5. Minuman kemasan

Makanan dan minuman dalam kemasan umumnya ditambahkan pemanis buatan, seperti aspartam dan sakarin. Jika mengonsumsi makanan atau minuman dengan pemanis buatan ini, jumlah kadar gula dalam darah dapat melonjak.

Hal ini dapat memicu keinginan untuk buang air kecil lebih sering, sehingga risiko terjadinya dehidrasi pun ikut meningkat. Beberapa jenis minuman kemasan yang mengandung soda juga demikian. Minuman ini dapat memicu terjadinya dehidrasi karena dapat mengiritasi kandung kemih, sehingga keinginan buang air kecil lebih sering muncul.

6. Minuman berkafein

Kopi, teh, dan cokelat adalah jenis makanan dan minuman yang mengandung kafein. Kandungan ini diketahui memiliki efek stimulan dan diuretik yang bisa memicu kandung kemih lebih aktif, sehingga akan lebih sering buang air kecil ketika mengonsumsinya.

Selain itu, kafein juga sering kali ditambahkan di dalam minuman berenergi. Konsumsi kafein berlebihan diketahui dapat merangsang pembuangan urine lebih banyak dan membuat lebih berisiko terkena dehidrasi.

Beberapa jenis makanan dan minuman di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi apabila dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi, dianjurkan untuk membatasi konsumsinya. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih setidaknya 8 gelas setiap harinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....