Kenali 6 Tanda Bahaya Pasca Melahirkan yang Tak Boleh Diabaikan
- 19 Apr 2026 11:11 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Kebahagiaan menyambut buah hati seringkali membuat para ibu baru fokus sepenuhnya pada sang bayi, hingga kadang mengabaikan kondisi kesehatan diri sendiri. Padahal, masa nifas atau 42 hari setelah melahirkan adalah periode kritis di mana risiko komplikasi medis masih mengintai.
Para ahli kesehatan menekankan bahwa mengenali tanda bahaya pasca melahirkan sejak dini dapat menyelamatkan nyawa. Berikut adalah gejala-gejala yang mengharuskan Ibu segera mencari bantuan medis ke rumah sakit atau bidan:
1. Perdarahan Hebat (Hemorrhage)
Perdarahan adalah penyebab utama kematian ibu pasca persalinan. Jika Ibu harus mengganti pembalut lebih dari satu kali dalam satu jam, atau mengeluarkan gumpalan darah yang besar (seukuran bola tenis), segera hubungi dokter.
2. Sakit Kepala Hebat dan Gangguan Penglihatan
Sakit kepala yang sangat berdenyut, tidak hilang dengan obat biasa, serta disertai pandangan kabur atau melihat bintik-bintik cahaya bisa menjadi tanda Preeklampsia Pascapersalinan. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat memicu kejang atau stroke.
3. Demam Tinggi
Suhu tubuh di atas 38°C merupakan indikasi adanya infeksi. Infeksi bisa terjadi pada rahim, saluran kemih, atau luka bekas operasi (Sesar/Episiotomi).
| Baca juga: Persiapan Operasi Caesar untuk Ibu Hamil |
4. Bengkak dan Nyeri pada Kaki
Waspadai jika salah satu tungkai kaki mengalami kemerahan, terasa panas, nyeri, dan bengkak secara signifikan. Ini bisa menjadi tanda Deep Vein Thrombosis (DVT) atau adanya penyumbatan pembuluh darah yang bisa fatal jika lepas ke paru-paru.
5. Sesak Napas atau Nyeri Dada
Kesulitan bernapas secara tiba-tiba atau rasa nyeri tajam di dada seringkali berkaitan dengan komplikasi jantung atau emboli paru. Jangan menunda untuk pergi ke IGD jika mengalami gejala ini.
| Baca juga: Waspada, 8 Kebiasaan Dapur Ini Picu Kanker |
6. Gangguan Kesehatan Mental (Postpartum Depression)
Bukan sekadar baby blues biasa, jika Ibu merasa sangat sedih secara terus-menerus, merasa tidak mampu merawat bayi, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri dan bayi, segera cari dukungan profesional.
Jangan menunggu sampai jadwal kontrol rutin jika Anda merasakan salah satu tanda di atas. Lebih baik melakukan pemeriksaan 'palsu' daripada mengabaikan kondisi yang mengancam jiwa."
Ingat rumus "SEGERA":
- Sesak napas.
- Embel-embel darah (perdarahan hebat).
- Gelisah/Sakit kepala hebat.
- Ekstremitas (kaki) bengkak/nyeri.
- Radang/Demam tinggi.
- Awas pandangan kabur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....