Tips Jitu Jaga Kesehatan saat Arus Balik Lebaran
- 28 Mar 2026 19:05 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Euforia silaturahmi di kampung halaman telah usai, kini saatnya pemudik bersiap menghadapi rutinitas kembali ke kota asal. Namun, perjalanan arus balik seringkali lebih menguras energi dibandingkan saat berangkat karena faktor akumulasi kelelahan selama liburan.
Agar tubuh tidak "tumbang" dan tetap produktif saat kembali bekerja, simak panduan kesehatan praktis berikut ini:
1. Terapkan Rumus Istirahat 4:20
Mengemudi dalam kondisi mengantuk sama bahayanya dengan berkendara di bawah pengaruh alkohol. Pakar kesehatan menyarankan untuk beristirahat setiap 4 jam sekali selama minimal 20 menit. Gunakan waktu ini untuk melakukan peregangan ringan agar aliran darah ke otak tetap lancar.
2. Cukupi Cairan, Batasi Kafein Berlebih
Seringkali kita memilih kopi sebagai "obat kuat" menahan kantuk. Padahal, konsumsi kafein berlebih justru berisiko menyebabkan dehidrasi dan jantung berdebar.
| Baca juga: Tips Hidup Sehat dan Awet Muda |
- Prioritas: Air mineral (minimal 2 liter sehari).
- Hindari: Minuman bersoda atau terlalu manis yang memicu sugar crash (lemas mendadak setelah lonjakan gula).
3. Perhatikan Menu "Bekal Sehat"
Godaan makanan di rest area memang besar, namun biasanya didominasi makanan berminyak. Cobalah menyiapkan bekal mandiri yang lebih bersahabat bagi pencernaan:
- Buah-buahan: Pisang atau apel (sumber energi instan).
- Camilan: Kacang-kacangan atau biskuit gandum.
- Hindari: Makanan yang terlalu pedas atau santan berlebih untuk mencegah gangguan pencernaan di tengah kemacetan.
4. Kelola Emosi di Tengah Kemacetan
Kesehatan mental berpengaruh langsung pada fisik. Stres karena macet dapat meningkatkan hormon kortisol yang membuat tubuh cepat lelah. Putar musik favorit, dengarkan podcast yang menghibur, atau lakukan teknik pernapasan dalam untuk menjaga mood tetap stabil.
5. Jangan Langsung "Gaspol" Saat Tiba
Setibanya di rumah, jangan langsung melakukan aktivitas berat. Berikan jeda minimal 6-8 jam untuk tidur berkualitas sebelum kembali beraktivitas normal. Tubuh membutuhkan waktu untuk menyinkronkan kembali jam biologis (ritme sirkadian) setelah perjalanan jauh.
Jika Anda merasakan gejala pusing hebat, nyeri dada, atau sesak napas selama perjalanan, segera kunjungi posko kesehatan terdekat yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....