Tips Kelola Keuangan Untuk Gen Z
- 09 Jul 2025 06:39 WIB
- Ranai
KBRN, Ranai : Punya ambisi kuat untum menggapai Financial Freedom, namun realita dikehidupan malah sebaliknya? Itulah situasi yang dialami sebagian gen Z. saat ini.
Hasil riset yang telah dirilis Tirto pada Juli 2019 menunjukkan bahwa Gen Z cenderung lebih boros. Mereka sulit menabung, dan tidak terlalu mempedulikan kebutuhan investasi hari depan.
Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Padahal, kebiasaan pengelolaan keuangan tersebut berpotensi besar memberikan dampak tidak sehat bagi keuangan jangka panjang mereka.
Melansir dari laman mediakeuangan. kemenkeu.go.id, berikut 4 tips mengelola keuangan yang cocok bagi karakteristik Gen Z :
1. Akses Literasi Keuangan Digital
Gen z yang kehidupannya identik dan dekat dengan dunia digital harusnya dapat meningkatkan literasi keuangan dengan mudah.
Ada banyak platform digital untuk belajar mengelola keuangan yang bisa dimanfaatkan gen Z.
2. Frugal Living
Penerapan frugal living atau gaya hidup hemat cocok bagi kalian para Gen Z karena umur karir yang masih pendek, pendapatan yang cenderung “cukup” serta memberikanmu kesempatan untuk memulai fondasi finansial yang kokoh, memberikan ketangguhan untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi, dan meraih masa depan yang lebih stabil secara finansial.
| Baca juga: Tips agar Hidup Terhindar dari Hutang |
3. Tambah Penghasilan dengan Skill Baru
Melalui pembelajaran daring, Gen Z dapat membuka pintu ke berbagai pekerjaan freelance yang sesuai dengan keahlian barumu.
Meningkatkan keterampilan baru juga menjadi kunci penting, seperti coding, desain, virtual asisten, dan lainnya. Dengan memanfaatkan peluang tambahan penghasilan melalui platform daring, seperti menjadi konten kreator, penulis lepas, atau berpartisipasi dalam proyek-proyek online, kalian dapat meningkatkan pendapatan.
4. Batasi Kenaikan Pengeluaran
Meskipun telah menerapkan frugal living, peningkatan pendapatan dapat membuka peluang untuk gaya hidup yang lebih nyaman. Akan tetapi disarankan jangan kebablasan dan tetap membatasi kenaikan pengeluaran dan fokus pada pengelolaan keuangan yang bijak. Menjaga gaya hidup yang humble, mengidentifikasi prioritas keuangan, dan mengalokasikan dana dengan bijak akan membantu mencapai tujuan finansialmu tanpa jatuh ke dalam perangkap utang atau konsumsi berlebihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....