BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Kabupaten Natuna

  • 15 Feb 2026 20:28 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG Stasiun Meteorologi Natuna mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 16–21 Februari 2026. Peringatan ini disampaikan menyusul adanya peningkatan aktivitas atmosfer yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan di sejumlah wilayah kepulauan.

Menurut informasi yang dirilis BMKG pada 15 Februari 2026, berdasarkan analisis kondisi meteorologis, peningkatan aliran massa udara basah dari wilayah Asia serta propagasi gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation MJO dan Kelvin Wave diperkirakan akan memperkuat pembentukan awan hujan di wilayah Natuna.

Fenomena ini berkontribusi pada meningkatnya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari ke depan. Wilayah yang diprakirakan terdampak meliputi Pulau Laut, Subi, Serasan, Midai, serta Pulau Bunguran.

Hujan yang turun berpotensi disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari. Masyarakat Natuna diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

Peningkatan curah hujan juga berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, angin kencang, serta tanah longsor di daerah rawan. Pemerintah daerah meminta warga yang tinggal di kawasan perbukitan dan daerah dengan sistem drainase terbatas untuk lebih berhati-hati dan memantau informasi cuaca secara berkala.

Sementara itu, untuk wilayah perairan Natuna, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kategori rendah hingga sedang, yakni berkisar antara 0,1 hingga 2,0 meter. Meski relatif aman, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diminta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi menjaga keselamatan selama periode cuaca ekstrem berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....