Hari Lanjut Usia Internasional Setiap 1 Oktober, Simak Sejarah dan Tema 2026
- 01 Okt 2026 05:52 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Hari Lanjut Usia Internasional diperingati setiap tahun pada tanggal 1 Oktober. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai berbagai peluang serta tantangan penuaan penduduk global.
Melansir dari laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada tanggal 14 Desember 1990, Majelis Umum PBB menetapkan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Lanjut Usia Internasional melalui resolusi 45/106. Penetapan ini didahului oleh berbagai inisiatif, seperti Rencana Aksi Internasional Wina tentang Penuaan, yang diadopsi oleh Majelis Dunia tentang Penuaan tahun 1982 dan disahkan pada tahun yang sama oleh Majelis Umum PBB.
Pada tahun 1991, Majelis Umum PBB mengadopsi Prinsip-Prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Lansia (resolusi 46/91). Pada tahun 2002, Majelis Dunia Kedua tentang Penuaan mengadopsi Rencana Aksi Internasional Madrid tentang Penuaan, guna merespons peluang dan tantangan penuaan penduduk di abad ke-21 serta mendorong pembangunan masyarakat bagi segala usia.
Jumlah penduduk lanjut usia (yang didefinisikan sebagai mereka yang berusia 65 tahun ke atas) meningkat tiga kali lipat, dari sekitar 260 juta pada tahun 1980 menjadi 761 juta pada tahun 2021. Antara tahun 2021 dan 2050, proporsi populasi lanjut usia secara global diproyeksikan meningkat dari kurang dari 10% menjadi sekitar 17%.
| Baca juga: Tema Hari Literasi Internasional 2026 |
Pesatnya pertumbuhan jumlah orang yang mencapai usia lanjut menegaskan pentingnya upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, serta pengobatan penyakit di sepanjang perjalanan hidup. Di masyarakat dengan populasi yang menua, penyesuaian menjadi hal yang sangat penting untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah lansia yang memiliki beragam tingkat kemampuan fungsional.
Kemampuan untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar dan berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari tidak hanya dipengaruhi oleh kapasitas bawaan individu, tetapi juga oleh lingkungan sosial dan fisik tempat mereka tinggal. Lingkungan yang mendukung memainkan peran krusial dalam membantu lansia mempertahankan tingkat aktivitas dan kemandirian mereka seiring bertambahnya usia.
Tema Hari Lanjut Usia Internasional tahun ini adalah "The Age of Longevity: Rethinking Systems for Longer Lives." Kampanye tahun ini ingin menyerukan kepada pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, peneliti, dan para lansia itu sendiri untuk mengkaji bagaimana masyarakat dapat memastikan bahwa tambahan usia yang dicapai tersebut mewujud menjadi kehidupan yang sehat, produktif, bermartabat, dan berkeadilan bagi semua orang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....