Hari Titik Internasional Setiap 15 September, Simak Sejarahnya
- 15 Sep 2026 05:23 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Hari Titik Internasional dirayakan setiap tahun pada tanggal 15 September. Perayaan ini bertujuan untuk mendorong orang-orang dari segala usia untuk merangkul kreativitas, keberanian, dan kolaborasi mereka.
Melansir dari Days Of The Year, inspirasi di balik peringatan ini adalah buku anak-anak berjudul The Dot karya Peter H. Reynolds. Kisah dalam buku ini menceritakan tentang seorang guru yang menantang salah satu murid perempuannya, Vashti (yang merasa dirinya tidak bisa menggambar), untuk lebih percaya pada kemampuannya.
Seiring berjalannya cerita, bermula dari sebuah titik sederhana di atas kertas, anak tersebut akhirnya berhasil menorehkan jejak karyanya sendiri. Diterbitkan pada tahun 2003 oleh Candlewick Press di Amerika Serikat, The Dot kini telah diterjemahkan ke dalam setidaknya dua puluh bahasa.
Seorang guru bernama Terry Shay memperkenalkan buku ini di kelasnya pada tanggal 15 September 2009, dan tindakan sederhana itulah yang mengawali lahirnya perayaan ini. Sejak saat itu, perayaan ini telah berkembang dari lingkup satu ruang kelas menjadi perayaan global yang diadakan setiap tahun.
Didorong oleh harapan untuk menginspirasi orang dewasa maupun anak-anak agar terlibat dalam berbagai kegiatan dan upaya kreatif. Perayaan ini ingin mengajak orang-orang untuk berhenti membatasi diri serta membuka pikiran dan imajinasi mereka!
Salah satu cara termudah dan paling nyata untuk merayakan Hari Titik Internasional adalah dengan membaca buku The Dot. Buku ini merupakan sarana yang menyenangkan untuk menghadirkan inspirasi bagi siapa saja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....