Pembangunan Pasar Ikan Ranai Capai 58 Persen

  • 27 Agt 2026 15:39 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna:Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arif Havas Oegroseno, bersama Bupati Natuna, Cen Sui Lan, meninjau pembangunan Pasar Ikan Ranai, Kabupaten Natuna, Rabu,26 Agustus 2026. Pembangunan Pasar Ikan Ranai merupakan bagian dari proyek pembangunan nasional yang didukung melalui dana hibah Japan International Cooperation Agency (JICA) Tahun Anggaran 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Natuna Cen Sui Lan mengaku gembira melihat progres pembangunan pasar ikan yang dinilai berjalan baik dan telah mencapai sekitar 58 persen.

“Alhamdulillah ini progresnya bagus, progresnya sudah 58 persen, kami dan Pak Wamen senang sekali. Mudah-mudahan ini nanti dapat jadi pintu akses kita untuk merambah pasar luar negeri,” Ujar Cen

Menurut Cen, keberadaan Pasar Ikan Ranai nantinya tidak boleh hanya dipandang sebagai pembangunan infrastruktur perdagangan semata. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya memperluas akses pemasaran berbagai komoditas dan produk unggulan Natuna.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Luar Negeri, dapat membantu membuka akses pasar bagi produk-produk Natuna ke pasar internasional.

“Kami terima kasih Pak Menteri. Kami memang perlu bantuan dari Kemenlu, terutama sekali pada sektor market nanti,” Ucap Cen

Cen juga mengungkapkan adanya gagasan untuk membangun hubungan kerja sama sister city antara Natuna dengan salah satu kota di China. Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan ekonomi dan pemasaran produk Natuna.

“Kami juga ada gagasan untuk membuka jalinan kerja sama sister city dengan China dan itu pun Pak Wamen siap bantu untuk kelancarannya,” Kata Cen

Sementara itu, Wamenlu Arif Havas Oegroseno menyambut baik pembangunan Pasar Ikan Ranai. Ia menilai fasilitas tersebut dapat menjadi sarana penting untuk meningkatkan keterhubungan Natuna dengan negara-negara lain.

“Ini kalau sudah jadi kita bisa meningkatkan keterhubungan Natuna dengan negara lain, Bu. Nanti kami bantu cari buyer dan market,” ujar Oegroseno.

Menurut Oegroseno, keberadaan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemasaran produk Natuna ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar luar negeri. Ia menegaskan Kementerian Luar Negeri siap membantu pemerintah daerah dalam menjajaki peluang pasar dan mempertemukan produk-produk Natuna dengan calon pembeli dari negara lain.

“Mudah-mudahan apa yang diinginkan Ibu dan masyarakat Natuna dapat diwujudkan melalui infrastruktur ini,” Ujarnya

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 58 persen, Pasar Ikan Ranai diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas perdagangan hasil perikanan. Pasar Ikan Ranai juga diharapkanmenjadi salah satu pintu masuk bagi produk Natuna menuju pasar regional dan internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....