Hari Simpanse Sedunia Setiap 14 Juli, Simak Sejarahnya
- 12 Jul 2026 14:53 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Hari Simpanse Sedunia merupakan perayaan global yang diperingati setiap tanggal 14 Juli. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi habitat simpanse.
Melansir dari Awareness Days, Hari Simpanse Sedunia dirakarsai oleh Jane Goodall Institute dan mulai diperingati pada tahun 2018. Tanggal 14 Juli dipilih untuk memperingati peristiwa pada 14 Juli 1960, saat Dr. Jane Goodall yang kala itu berusia 26 tahun tiba di Gombe, Tanzania, dan memulai penelitian simpanse liar yang kelak menjadi penelitian terlama di dunia.
Penelitian Goodall mematahkan berbagai anggapan yang telah lama diyakini. Pengamatannya bahwa simpanse membuat dan menggunakan alat untuk menangkap rayap menantang gagasan bahwa kemampuan membuat alat merupakan ciri khas manusia semata. Selain itu, penelitiannya selama berpuluh-puluh tahun mengungkap kehidupan sosial dan emosional yang kaya dari simpanse.
Simpanse merupakan salah satu kerabat terdekat manusia yang masih hidup dan memiliki sebagian besar kesamaan DNA dengan manusia. Peringatan ini ingin menyoroti kecerdasan luar biasa mereka sekaligus kebutuhan mendesak untuk menjamin masa depan simpanse.
Simpanse merupakan spesies yang terancam punah, populasi liarnya menghadapi tekanan berat akibat hilangnya habitat. Selain itu, perburuan liar, penyakit, serta perdagangan ilegal hewan peliharaan dan daging satwa liar juga turut mengancam populasi simpanse di alal liar.
Jumlah populasi simpanse di seluruh dunia sudah menurun drastis selama satu abad terakhir. Peringatan ini penting karena menyoroti berbagai ancaman tersebut dan mengingatkan dunia bahwa simpanse adalah hewan yang memiliki kesadaran, bersifat sosial, dan cerdas, sehingga layak mendapatkan perlindungan, baik di alam liar maupun dalam perawatan manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....