Hari Kesadaran Misofonia Sedunia Setiap 9 juli, Simak Sejarahnya

  • 09 Jul 2026 15:58 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Hari Kesadaran Misofonia Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 9 Juli. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai gangguan neurofisiologis ini.

Melansir dari Days Of The Year, Hari Kesadaran Misofonia Sedunia ditetapkan oleh soQuiet pada bulan November 2024 dan peringatan pertama dirayakan pada 9 Juli 2025. soQuiet merupakan organisasi nirlaba yang memperjuangkan kepentingan para penyandang misofonia.

Tanggal peringatan ini dipilih untuk mengenang hari kelahiran Michelle Del Valle. Michelle merupakan seorang remaja berusia 17 tahun yang meninggal pada tahun 2023 setelah berjuang menghadapi kondisi misofonia selama empat tahun.

Misofonia adalah kondisi ketika seseorang merasa sangat terganggu dengan suara tertentu, seperti suara orang lain mungunyah atau bernapas. Kondisi ini bisa menyebabkan reaksi emosional yang berlebihan, misalnya marah atau ingin menghindari sumber suara.

Sebagai istilah yang tergolong baru dalam bidang psikologi, "misofonia" dicetuskan oleh seorang dokter sekaligus penulis bernama Pawel Jastreboff pada awal tahun 2000-an. Meskipun istilah ini tergolong baru, deskripsi mengenai kondisi ini merujuk pada fenomena yang telah dibahas dalam studi audiologi dan psikologi setidaknya sejak abad ke-20.

Sebagai gangguan yang baru belakangan ini menjadi sorotan dalam bidang psikologi dan medis, misofonia sering kali disalahpahami dan jarang terdiagnosis. Meskipun banyak orang mengalami tekanan akibat pemicu yang berkaitan dengan kondisi pendengaran ini, kurangnya kesadaran masih menjadi masalah yang signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....