Bupati Natuna Dorong Penguatan Infrastruktur Pelabuhan
- 08 Jul 2026 11:25 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna: Pemerintah Kabupaten Natuna terus mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur transportasi laut guna meningkatkan konektivitas antarwilayah di daerah kepulauan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dengan Direktorat Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta, Senin 6 Juli 2026.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Natuna didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Allazi, dan diterima langsung Direktur Kepelabuhanan Ditjen Perhubungan Laut, Muhammad Anto Julianto. Pertemuan tersebut membahas sejumlah usulan strategis Pemerintah Kabupaten Natuna untuk memperkuat sistem kepelabuhanan sekaligus meningkatkan aksesibilitas transportasi laut di wilayah perbatasan.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan bahwa transportasi laut merupakan urat nadi kehidupan masyarakat Natuna yang tersebar di wilayah kepulauan. Dikatakan, pembangunan pelabuhan menjadi salah satu prioritas dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Natuna mengajukan tiga usulan utama kepada Kementerian Perhubungan. Usulan pertama yakni peninjauan kembali Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN) dengan memasukkan sekitar 20 titik pelabuhan hasil survei ke dalam dokumen perencanaan nasional. Pemerintah daerah juga mengusulkan penyesuaian status dan hierarki sejumlah pelabuhan agar sesuai dengan perkembangan wilayah dan kebutuhan pelayanan masyarakat.
Usulan kedua berkaitan dengan pembaruan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) untuk Pelabuhan Midai, Subi, Serasan, dan Pulau Laut. Ketiga pelabuhan itu dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kapal penumpang, kapal barang, kapal perintis, hingga kapal penyeberangan.
Selain peningkatan status pelabuhan, Pemerintah Kabupaten Natuna juga mengusulkan pembangunan berbagai fasilitas pendukung, seperti terminal penumpang, ruang tunggu yang representatif, ramp door, serta sarana bongkar muat guna meningkatkan kualitas pelayanan. Usulan ketiga menitikberatkan pada penguatan konektivitas antarpulau melalui pengembangan jaringan pelabuhan yang saling terintegrasi sehingga mampu mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Bupati Cen Sui Lan menilai posisi strategis Natuna sebagai wilayah perbatasan dan gerbang utara Negara Kesatuan Republik Indonesia membutuhkan dukungan infrastruktur transportasi laut yang memadai sebagai bagian dari pembangunan nasional. Menurutnya, keberadaan pelabuhan memiliki fungsi yang sangat penting, tidak hanya sebagai tempat naik turunnya penumpang maupun distribusi barang, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah dan penguat sistem logistik nasional.
"Pelabuhan bukan hanya menjadi tempat naik dan turunnya penumpang maupun distribusi barang, tetapi juga merupakan penggerak ekonomi daerah, penguat jaringan logistik, sekaligus simbol kehadiran negara di wilayah perbatasan. Karena itu, pembangunan kepelabuhanan di Natuna harus mendapat perhatian bersama." Ujar Cen Sui Lan
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Allazi, berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus diperkuat. Diharapkannya berbagai usulan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi percepatan pembangunan pelabuhan prioritas di Kabupaten Natuna.
Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna optimistis kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan akan mempercepat terwujudnya sistem transportasi laut yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Pembangunan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan di wilayah perbatasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....