Tema Hari Hipertensi Sedunia 2026

  • 16 Mei 2026 12:33 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Hari Hipertensi Sedunia secara global diperingati setiap tahun pada tanggal 17 Mei. Peringatan ini ditetapkan World Hypertension League pada tahun 2005, yang bertujuan untuk memerangi peningkatan global tekanan darah tinggi, suatu kondisi yang seringkali tanpa gejala dengan mempromosikan deteksi dini, mendorong pemantauan rutin, dan meningkatkan kesadaran tentang komplikasi serius.

Melansir dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hipertensi secara signifikan meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal, dan merupakan penyebab utama kematian dini yang dapat dicegah di seluruh dunia. Diperkirakan 1,4 miliar orang di seluruh dunia menderita hipertensi, dan banyak di antaranya tidak menyadari kondisi mereka.

Tahun ini, tema Hari Hipertensi Sedunia adalah “Controlling Hypertension Together: Check Your Blood Pressure Regularly, Defeat the Silent Killer”. Tema ini merupakan seruan sekaligus pengingat praktis yang mendorong setiap orang untuk mengetahui angka tekanan darah mereka, sekaligus memperkuat tindakan terkoordinasi di seluruh komunitas, sistem kesehatan, dan pembuat kebijakan.

Hipertensi dapat dicegah dan dikelola, dimulai dengan langkah sederhana pertama yaitu pengukuran tekanan darah secara teratur, diikuti dengan tindakan tepat waktu melalui perubahan gaya hidup atau pengobatan. Pola makan sehat, menghindari tembakau, mengurangi konsumsi alkohol, dan aktivitas fisik teratur dapat secara signifikan mengurangi risiko.

Jika perubahan gaya hidup saja tidak cukup, pengobatan yang terjangkau dan efektif tersedia secara luas dan dapat mencegah komplikasi serius jika dilakukan secara konsisten. WHO juga menyerukan agar setiap negara harus menerapkan kebijakan yang mengurangi faktor risiko, termasuk mempromosikan lingkungan makanan yang lebih sehat, aktivitas fisik, dan pengendalian tembakau dan alkohol yang lebih ketat.

Setiap negara juga harus memastikan kesetaraan dengan memperkuat perawatan kesehatan primer, dan memastikan akses terhadap diagnosis dan pengobatan sangat penting untuk mengurangi kesenjangan. Otoritas pengatur juga harus bekerja sama dengan produsen untuk memperluas akses ke monitor tekanan darah yang terjangkau dan tervalidasi untuk penggunaan di rumah maupun di fasilitas kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....