Perjalanan Ryan dan Salsa Menjadi Insan Adhyaksa

  • 05 Feb 2026 22:58 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Insan adhyaksa adalah sebutan bagi setiap pegawai Kejaksaan Republik Indonesia. Perjuangan menjadi insan adhyaksa tidak selalu mudah dan  menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan. Hal itulah yang dirasakan oleh Ryan Fadillah Santoso asal Lampung dan Salsabila Wahyu Amani asal Jember, insan adhyaksa yang kini bertugas di Kejaksaan Negeri Natuna. 

“Saya ikut tes CPNS beberapa kali, yang terakhir kali saya coba di umur terakhir untuk formasi Jaksa alhamdulillah masuk dan penempatan pertama di cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu,” kata Ryan dalam dialog Jaksa Menyapa, Rabu 4 Febuari 2026.

Ryan mengungkapkan dirinya telah mengabdi sebagai insan Adhyaksa selama kurang lebih dua tahun, sementara Salsa baru menjalani pengabdian sekitar tujuh bulan. Keduanya berbagi kisah perjalanan yang berbeda namun sama-sama penuh proses dan ketekunan. Di balik kerasnya perjuangan tersebut, dukungan keluarga menjadi faktor penting bagi keduanya.

“Keluarga saya sedih karena udah tau bakal ditempatin jauh karena penempatannya seluruh Indonesia. Tapi yang pasti keluarga saya tetap mendukung dari awal sampai akhir,” ucap Salsa. 

Pengumuman saat lulus seleksi menjadi hal yang sangat mengharukan sekaligus menyenangkan bagi Ryan. Saat itu Ryan membuka pengumumman hasil seleksi sendiri, karena takut hasilnya mengecewakan keluarga.

“Pengumuman final itu di saat maghrib saya buka sendiri dulu di kamar, karena takut hasilnya mengecewakan, saya nggak berani ngomong ke orang tua. Ternyata lolos, barulah saya ke kamar ibu saya untuk ngasih tau disitulah baru ada sedikit drama,” ungkap Ryan.

Keduanya juga mengungkapkan beratnya proses seleksi menjadi insan Adhyaksa. Ryan menyebut seleksi yang diikuti sangat ketat dengan persyaratan administrasi dan kesehatan yang detail. Sementara Salsa menjelaskan panjangnya tahapan seleksi CPNS Kejaksaan, mulai dari SKD, SKB non-CAT, wawancara pimpinan, tes kesehatan, psikotes, hingga tes keterampilan yang bersifat menggugurkan dan memakan waktu panjang.

“Kejaksaan itu salah satu instansi yang tesnya paling banyak dan paling panjang,” kata Salsa.

Ryan kini menjabat sebagai Kasubsi 1 Bidang Intelijen, sedangkan Salsa menjabat sebagai Penelaah Penuntutan dan Penegakan Hukum. Setelah menjadi insan Adhyaksa, mereka menyadari bahwa perjalanan pengabdian  kepada negara dapat ditempuh dengan tekad, ketahanan, dan doa keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....