SMAN 1 Bunguran Timur Perpanjang BDR Dampak Asap Karhutla,
- 22 Sep 2026 09:35 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna : SMA Negeri 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, memperpanjang pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi peserta didik selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 September 2026. Kebijakan tersebut dilakukan menyusul kondisi kualitas udara yang masih terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di wilayah sekitar Kabupaten Natuna.
Melalui pengumuman yang disampaikan pihak sekolah, kegiatan pembelajaran di SMAN 1 Bunguran Timur selama periode tersebut dilaksanakan secara Belajar Dari Rumah untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para siswa. Kepala SMA Negeri 1 Bunguran Timur, Hj. Ida Susanti, S.Pd, mengimbau seluruh peserta didik tetap mengikuti proses pembelajaran meskipun kegiatan belajar dilakukan dari rumah.
“Sehubungan dengan kondisi kualitas udara yang masih terpengaruh asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah sekitar Kabupaten Natuna, maka kegiatan pembelajaran di SMA Negeri 1 Bunguran Timur dilaksanakan secara Belajar Dari Rumah (BDR) pada tanggal 21 s.d. 23 September 2026.” Ujar Susanti
Selama pelaksanaan BDR, siswa tetap diminta mengikuti kegiatan pembelajaran dari rumah sesuai arahan dan ketentuan yang ditetapkan pihak sekolah. Kebijakan tersebut juga menjadi langkah antisipatif di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya aman akibat paparan asap Karhutla.
Pihak sekolah mengingatkan siswa agar tetap menjaga kesehatan selama berada di rumah, termasuk menggunakan masker apabila harus melakukan aktivitas di luar ruangan. Selain itu, siswa dan keluarga juga diimbau untuk memperhatikan kondisi kesehatan, khususnya apabila mengalami keluhan yang berkaitan dengan paparan asap.
“Mari jaga kesehatan, patuh pada aturan, dan tetap semangat belajar meskipun dari rumah.” Ucap Susanti
Dalam pengumuman tersebut, sekolah juga mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan Karhutla dinilai penting karena kebakaran tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas udara dan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan.
SMAN 1 Bunguran Timur turut mengajak masyarakat untuk menghentikan praktik pembakaran hutan dan lahan serta menjaga lingkungan sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan dan masa depan bersama. Dengan diperpanjangnya BDR hingga 23 September 2026, pihak sekolah berharap para siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dari rumah sembari menunggu perkembangan kondisi kualitas udara di wilayah Natuna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....