Camat Bunguran Timur Minta Warganya Bijak Gunakan Air
- 20 Sep 2026 16:09 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Musim kemarau dengan intensitas hujan yang masih minim hingga saat ini di rata-rata wilayah Natuna berdampak terhadap menyusutnya sumber mata air. Kondisi tersebut tidak terkecuali di wilayah Kecamatan Bunguran Timur yang juga menjadi pusat Pemerintah Kabupaten Natuna.
Dalam menyikapi persoalan kekeringan dan sulitnya mendapatkan air bersih saat ini, Camat Bunguran Timur Syuparman mengatakan agar pentingnya warga untuk bisa hemat dalam penggunaan air. Dikatakannya warga masyarakat perlu lebih dulu agar bijaksana dalam menggunakan air di rumah.
| Baca juga: Aismiranda Bangga Jadi Pembawa Baki Paskibra |
“ Kita berharap masyarakat bisa menggunakan air bersih ini dengan sehemat mungkin. Mungkin bisa digunakan air cucian atau wudhu untuk menyiram tanaman. Dipastikan prilaku kita ini harus hemat air dulu .” Ujarnya dalam Dialog RRI, Ranai Menyapa, Rabu, 16 September 2026
Ia juga menyarankan kepada warga agar sedapat mungkin dapat membuat telaga atau sumur. Cara ini ujarnya dapat menjadi alternatif saat distribusi air dari PDAM macet.
Camat Syuparman juga mengatakan persoalan kekeringan dan sulitnya dalam mendapatkan air bersih saat ini cukup merata terjadi di wilayah Indonesia. Dan ia berharap khusus di Ranai dan sekitarnya persoalan masih sulitnya mendapatkan air bersih ini dapat diselesaikan secepatnya oleh Perumda Tirta Nusa Natuna.
Lebih lanjut ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi banyaknya warga Bunguran Timur yang merasakan sulitnya mendapatkan air bersih saat ini. Dicontohkannya tentang adanya bantuan air gratis dari Perumda Tirta Nusa Natuna kepada warga di Desa Sungai Ulu baru baru ini sebagai salah satu upaya yang telah dilakukan.
Ia juga mengakui semakin berkurangnya debet air sebagai dampak dari menyusutnya sumber mata air dari pegunungan yang selama ini menjadi tumpuan dalam pengelolaan air bersih milik Perumda Tirta Nusa Natuna. Ia mengatakan hasil koordinasi dengan pihak Perusahaan juga menyebutkan sumber air dari Gunung Ranai d dan juga dari Bukit Berangin terjadi penyusutan drastis sehingga debet air yang didistribusikan kepada pelanggan PDAM juga terbatas,
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....