BPBD Natuna Catat 135 Karhutla sejak Januari 2026

  • 04 Sep 2026 20:34 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna mencatat sekitar 135 kejadian kebakaran hutan dan lahan atau karhutla sejak Januari hingga 4 September 2026. Kejadian tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Natuna.

Intensitas kejadian meningkat pada periode Agustus hingga awal September 2026. Rentang waktu ini menjadi salah satu puncak peristiwa Karhutla.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Natuna, Zulheppy, mengatakan periode Agustus dan September menjadi waktu yang perlu mendapat perhatian serius dalam penanganan karhutla.

“Memang saat ini, dari mulai Januari sampai Agustus, puncak karhutla itu berada di posisi Agustus dan September,” Ujar Zulheppy.

Menurutnya, berdasarkan rekapitulasi kejadian hingga 4 September 2026, jumlah karhutla di Natuna telah mencapai kurang lebih 135 kejadian. Kejadian tersebut tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi tersebar di beberapa wilayah kecamatan .

Namun, memasuki Agustus hingga September, BPBD melihat adanya peningkatan kemunculan titik api di wilayah Kecamatan Bunguran Batubi. Zulheppy menyebut Bunguran Batubi menjadi salah satu wilayah yang saat ini mendapat perhatian dalam upaya pengendalian karhutla karena cukup banyak titik api ditemukan di kawasan tersebut.

“Di Agustus sampai dengan September ini memang banyak kejadian titik api yang muncul itu berada di Bunguran Batubi,” Ucapnya

Untuk memperkuat penanganan, BPBD Natuna bersama unsur terkait telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla. Satgas tersebut telah berjalan sekitar satu bulan. Menurut Zulheppy, pembentukan satgas menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla, khususnya pada periode rawan kebakaran.

Selain membentuk satgas, BPBD Natuna juga telah mendirikan posko penanganan di wilayah Bunguran Batubi. Posko tersebut berada di kawasan Gunung Putri.

Keberadaan posko diharapkan dapat mempercepat koordinasi, pemantauan, serta respons terhadap setiap laporan maupun kemunculan titik api di wilayah Bunguran Batubi dan sekitarnya. BPBD Natuna mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode rawan karhutla.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran . Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....