Faktor Alam Indikasi Terbesar Karhutla Natuna

  • 31 Agt 2026 13:18 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Faktor alam akibat cuaca yang sangat panas menjadi indikasi terbesar penyebab kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Kabupaten Natuna. Sementara itu, dugaan kebakaran yang disebabkan faktor kesengajaan masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.

Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie, mengatakan kondisi cuaca panas menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap munculnya kebakaran di sejumlah wilayah Natuna. Novyan Aries Efendie kepada RRI, Senin 31 Agustus 2026, mengatakan kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah muncul dan berkembang.

“Indikasi terbesar memang faktor alam karena cuaca yang sangat panas. Tetapi untuk kemungkinan adanya kesengajaan, masih kita dalami dan proses penyelidikan tetap berjalan.” Ia meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.

Novyan menjelaskan, kondisi cuaca panas menyebabkan vegetasi dan lahan menjadi lebih mudah terbakar. Situasi tersebut juga dapat membuat api cepat menjalar apabila tidak segera ditangani.

Menurutnya, pencegahan tetap menjadi langkah utama dalam menghadapi potensi Karhutla. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Novyan juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Informasi dari warga diperlukan untuk membantu petugas melakukan penanganan secara cepat.

Selain upaya penanganan di lapangan, kepolisian terus melakukan pendalaman terhadap setiap kejadian kebakaran yang ditemukan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran secara lebih jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Natuna bersama-sama menjaga lingkungan selama kondisi cuaca panas. Kesadaran dan kepedulian warga dinilai menjadi bagian penting dalam mencegah meluasnya Karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....