Kebakaran Lahan di Bunguran Batubi Meluas, Sekitar 45 Ha Terbakar

  • 02 Sep 2026 09:08 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna — Kebakaran lahan terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Selasa,1 September 2026. Kebakaran meliputi kawasan Sedarat Baru, Gunung Putri, dan Batubi Jaya.

Kebakaran lahan terjadi di Sedarat Baru Kecamatan Bunguran Batubi

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 45 hektare. Rinciannya, kebakaran di wilayah Sedarat Baru diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare, Gunung Putri sekitar 15 hektare, dan Batubi Jaya sekitar 10 hektare.

Lahan yang terbakar merupakan kawasan perkebunan dan lahan masyarakat, di antaranya kebun nenas, kebun cengkeh, serta kebun manggis. Kasi Sarpras dan Pengelolaan Data Damkar Natuna, Nurhakim, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas segera melakukan persiapan dan pengerahan armada.

Sebanyak satu unit armada pemadam kebakaran, yakni BP 9000 N, dikerahkan menuju lokasi. Armada berangkat dari markas sekitar pukul 09.20 WIB. Namun, proses menuju titik kebakaran menghadapi kendala karena kondisi medan yang sulit dijangkau. Petugas baru dapat memulai proses pemadaman sekitar pukul 11.17 WIB.

“Medan cukup sulit dijangkau, sehingga petugas membutuhkan waktu untuk mencapai lokasi dan melakukan penanganan,” ujar Nurhakim.

Menurutnya, proses pemadaman dan pengendalian api berlangsung hingga pukul 17.45 WIB. Petugas dari Regu Foxtrot dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus memastikan titik api tidak kembali mmeluasb Dalam penanganan tersebut. Damkar Natuna tidak bekerja sendiri, sejumlah unsur turut terlibat, yakni Kepolisian, BPBD, TNI, serta pihak Kecamatan Batubi Jaya.

Nurhakim menyebut hingga proses penanganan selesai, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penanganan pihak terkait. Selain kondisi medan yang sulit, luasnya area terbakar menjadi salah satu tantangan petugas dalam melakukan pengendalian api.

Petugas melakukan pemadaman secara bertahap pada sejumlah titik yang terdampak. Setelah proses pemadaman dinyatakan selesai, armada meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.50 WIB dan tiba kembali di Markas Damkar Natuna pada pukul 18.50 WIB.

Damkar Natuna mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani lebih cepat dan mencegah kebakaran meluas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....