Lima Jam Berjibaku, Polres Natuna dan Damkar Cegah Api Meluas
- 09 Sep 2026 05:49 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID.Natuna : Kebakaran lahan kosong terjadi di Jalan Munung Laut, RT 005/RW 004, Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Selasa 8 September 2026. Kebakaran diperkirakan menghanguskan sekitar empat hektare lahan .
Kobaran api berhasil dikendalikan setelah personel Polres Natuna melalui Polsek Bunguran Timur bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat berjibaku melakukan pemadaman serta penyekatan agar api tidak meluas. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.20 WIB.
Seorang warga bernama Rahardi (27), yang saat itu melintas di Jalan Munung Laut, melihat adanya titik api di dalam lahan kosong yang berada tidak jauh dari Kantor Camat Bunguran Selatan. Melihat kondisi tersebut, Rahardi kemudian segera melaporkan kejadian kepada Bhabinkamtibmas Desa Cemaga, Brigadir Nirwan Wahyu Cahyono.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel Polsek Bunguran Timur bersama Tim Karhutla menuju lokasi. Sekitar pukul 12.15 WIB, personel kepolisian tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia secara swadaya. Langkah awal ini dilakukan untuk mencegah api semakin meluas sembari menunggu mobil pemadam kebakaran tiba.
Setelah mobil Damkar Kabupaten Natuna tiba di lokasi, proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama. Personel kepolisian, petugas Damkar dan masyarakat melakukan penyiraman sekaligus penyekatan pada bagian-bagian lahan yang berpotensi menjadi jalur rambatan api.
Kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Kobaran api dengan cepat merambat melalui vegetasi kering sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk memastikan api tidak menjalar ke kawasan di sekitarnya. Upaya pemadaman berlangsung kurang lebih lima jam. Setelah dilakukan penanganan secara intensif, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, SH, S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., melalui Kapolsek Bunguran Timur AKP Nellay Boy mengatakan, penyebab kebakaran tersebut hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Titik api diketahui berasal dari dalam lahan kosong dan api kemudian cepat merambat karena kondisi angin yang cukup kencang,” ujar AKP Nellay Boy.
Menurutnya, kondisi lahan yang kering ditambah hembusan angin dapat menyebabkan api yang awalnya kecil berkembang dengan cepat. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak membuka, membersihkan, maupun mengelola lahan dengan cara membakar. Pembakaran yang tidak terkendali dapat membahayakan keselamatan masyarakat, mengancam permukiman dan merusak lingkungan.
“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Sekecil apa pun api yang dibuat dapat menjadi ancaman apabila tidak terkendali,” tegas Nellay.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan kepada kepolisian atau petugas terkait. Polres Natuna menegaskan pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....