Damkar Natuna Evakuasi Sarang Tawon di Rumah Warga Air Kolek
- 21 Agt 2026 08:52 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna melakukan operasi non kebakaran berupa evakuasi tawon di kawasan Air Kolek, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu ,19 Agustus 2026,malam. Evakuasi dilakukan setelah petugas menerima laporan dari warga bernama Azwar terkait keberadaan tawon yang berpotensi membahayakan keselamatan penghuni di lokasi tersebut.
Informasi diterima petugas Damkar Natuna pada Rabu malam dan segera ditindaklanjuti dengan pengerahan personel ke lokasi kejadian. Petugas kemudian berangkat sekitar pukul 20.02 WIB menggunakan satu unit kendaraan operasional Damkar dengan nomor BP 9015 N.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WIB dan langsung melakukan pengecekan terhadap keberadaan tawon serta kondisi lingkungan sekitar. Setelah memastikan lokasi penanganan, petugas melaksanakan proses evakuasi tawon dengan memperhatikan aspek keselamatan personel maupun masyarakat di sekitar lokasi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas Damkar Natuna dalam memberikan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran. Operasi non kebakaran seperti evakuasi tawon menjadi salah satu bentuk respons petugas terhadap laporan masyarakat yang menghadapi potensi ancaman keselamatan di lingkungan tempat tinggal.
Dalam penanganan tersebut, petugas Damkar tidak mendapatkan bantuan dari masyarakat karena proses evakuasi dapat dilaksanakan oleh personel yang bertugas. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna Syawal, SE, bertanggung jawab dalam pengendalian kebakaran dan penyelamatan.
Sementara koordinasi lapangan berada di bawah Kabid Damkar Romi Heri Abdi, SE. Pengawasan kegiatan dilaksanakan oleh Perwira Pengawas Pengendalian dan Kebakaran, Starki, S.I.P., dan Nurhakim, A.Md.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas memastikan kondisi di lokasi aman dan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Tim kemudian meninggalkan lokasi dan kembali menuju posko sekitar pukul 20.30 WIB setelah seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, Syawal, SE, mengimbau masyarakat agar tidak mengambil risiko dengan menangani sendiri sarang tawon yang berada di sekitar rumah atau lingkungan masyarakat.
“Kalau menemukan sarang tawon yang cukup besar atau berada di lokasi yang berpotensi membahayakan, kami mengimbau masyarakat jangan mencoba mengevakuasi sendiri. Segera laporkan kepada petugas Damkar agar dapat ditangani dengan aman,” ujar Syawal.
Menurutnya, evakuasi tawon merupakan bagian dari operasi nonkebakaran yang menjadi salah satu bentuk pelayanan Damkar kepada masyarakat.
“Damkar tidak hanya menangani kebakaran. Kami juga memberikan pelayanan penyelamatan dan penanganan kondisi lain yang dapat membahayakan masyarakat, termasuk evakuasi tawon,” Ucapnya
Syawal juga mengingatkan masyarakat untuk menjauh dari lokasi apabila tawon mulai berkerumun atau menjadi agresif, serta memastikan anak-anak tidak mendekati area tersebut.
“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas. Karena itu, setiap laporan akan kami tindak lanjuti sesuai kondisi dan tingkat risiko di lapangan,” Jelasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....