Lahan Seluas 10 Hektare di Padang Hangus Terbakar

  • 20 Agt 2026 08:01 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna — Kebakaran lahan terjadi di kawasan Padang Hangus, Ranai, Kabupaten Natuna, Rabu 19 Agustus 2026 sore. Kebakaran tersebut menghanguskan lahan yang diperkirakan mencapai 10 hektare.

Informasi kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna sekitar pukul 16.40 WIB. Laporan disampaikan Bhabinkamtibmas setempat Briptu Nirwan

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar Natuna segera melakukan pengerahan armada untuk menuju lokasi kebakaran. Satu unit armada pemadam kebakaran dengan nomor BP 9000 N diberangkatkan dari markas sekitar pukul 16.45 WIB.

Petugas tiba di lokasi dan mulai melakukan upaya pemadaman sekitar pukul 17.10 WIB. Proses pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lahan lainnya.Pengendalian kebakaran dilaksanakan oleh Regu Delta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna.

Dalam penanganan tersebut, petugas Damkar turut mendapat dukungan dari Bhabinkamtibmas dan anggota Polres Natuna serta masyarakat setempat. Petugas melakukan pemadaman sekaligus memastikan titik-titik api di area lahan dapat dikendalikan sehingga tidak kembali menyala. Setelah lebih dari satu jam melakukan penanganan, proses pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 18.30 WIB.

Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Natuna mencatat luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare. Kadis Damkar Natuna Syawal mengatakan hingga proses penanganan selesai, penyebab kebakaran belum diketahui.

Petugas juga tidak menemukan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia mengatakan penanganan kebakaran lahan membutuhkan kerja sama semua pihak, baik petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan maupun masyarakat di sekitar lokasi.

“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran. Jangan menunggu api membesar, karena semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula petugas melakukan penanganan,” Ujar Syawal

Syawal juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan sumber api, serta tidak meninggalkan bara api di kawasan lahan maupun hutan.

Tidak terdapat laporan mengenai kerugian material dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut. Penanganan di lokasi juga berlangsung tanpa hambatan berarti. Setelah memastikan kondisi di lokasi terkendali, armada Damkar meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.40 WIB dan kembali menuju Mako.

Armada kemudian tiba di Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna sekitar pukul 19.30 WIB. Dinas Damkar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....