Makan Garam Berlebihan, Ancaman Serius bagi Kesehatan

  • 16 Nov 2024 13:52 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Konsumsi garam berlebihan menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Garam, yang mengandung natrium, memang penting bagi tubuh, namun jika dikonsumsi secara berlebihan dapat membawa berbagai masalah kesehatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan asupan garam harian tidak lebih dari 5 gram, tetapi banyak orang melebihi batas tersebut tanpa disadari. Dikutip dari halodoc.com, ini dampak buruk konsumsi garam berlebihan bagi kesehatan.

1. Risiko Penyakit Jantung Meningkat

Konsumsi garam berlebih sudah sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Kondisi ini tentu saja merupakan salah satu risiko penyakit jantung. Bagi beberapa orang yang sensitif terhadap sodium, mengonsumsi sodium dalam jumlah tinggi bisa menyebabkan penahanan cairan (edema) dan tekanan darahnya meningkat.

Kondisi ini membuat mereka lebih berisiko terkena stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal. Setiap kali tekanan darah kamu naik, jantung harus bekerja lebih keras. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan otot jantung itu sendiri.

2. Risiko Demensia Vaskular Meningkat

Tidak hanya meningkatkan risiko stroke, asupan garam yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko demensia vaskular. Demensia adalah kondisi menurunnya fungsi otak yang memengaruhi ingatan, pemikiran, bahasa, penilaian, dan perilaku. Demensia vaskular dapat terjadi akibat pembuluh darah di otak tersumbat. Sekitar satu dari tiga orang yang mengalami stroke juga mengalami demensia vaskular.

3. Massa Tulang Menipis

Kadar kalsium yang terlalu tinggi yang diekskresikan dalam urine dipercaya oleh beberapa ahli dapat membuat tulang menipis. Bahkan, beberapa studi sudah menemukan bahwa garam dapur dapat menyebabkan tulang kehilangan kalsium, sehingga membuat tulang menjadi semakin lemah. Lama-kelamaan, kehilangan kalsium yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis, terutama pada wanita yang sudah memasuki masa menopause.

4. Fungsi Ginjal Terganggu

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, garam memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Garam dapat memberikan isyarat kepada ginjal kapan harus menahan air dan kapan harus membuang air. Namun, konsumsi garam yang berlebihan justru dapat mengganggu fungsi tersebut.

Bila kamu terlalu banyak makan garam, ginjal akan menyerap lebih banyak air (retensi), sehingga menyebabkan volume darah meningkat. Gejala yang akan timbul adalah edema yang ditandai dengan pembengkakan terutama di tangan, lengan, kaki, dan pergelangan kaki.

5. Kanker Perut

Sebuah studi tahun 1996 yang dipublikasikan di International Journal of Epidemiology menemukan bahwa kematian akibat kanker perut pada pria dan wanita berkaitan erat dengan konsumsi garam berlebih. Selain itu, asupan garam yang tinggi juga dikaitkan dengan penyakit perut lainnya seperti sakit maag.

Mengetahui ada banyak dampak buruk yang bisa terjadi akibat terlalu banyak makan garam, kamu dianjurkan untuk membatasi konsumsi garam setidaknya 5 gram atau setara dengan satu sendok teh per hari.(VM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....