Wisman ke Sumbar Turun, Wisnus Topang Pertumbuhan Pariwisata
- 11 Agt 2026 06:59 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama Semester I 2026 mencapai 37.170 kunjungan. Jumlah tersebut turun 13,86 persen dibandingkan periode Januari–Juni 2025 yang mencapai 43.152 kunjungan.
Kepala BPS Sumatera Barat, Nurul Hasanudin mengatakan, penurunan kunjungan wisatawan mancanegara masih menjadi salah satu catatan perkembangan sektor pariwisata Sumbar pada paruh pertama 2026. Meski demikian, aktivitas pariwisata daerah masih menunjukkan tren positif yang ditopang oleh meningkatnya perjalanan wisatawan nusantara dan membaiknya tingkat hunian hotel.
Pada Juni 2026, jumlah kunjungan wisman yang masuk melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) tercatat sebanyak 7.078 kunjungan. “Angka tersebut turun 8,28 persen dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 7.717 kunjungan dan turun 17,90 persen dibandingkan Juni 2025 yang berjumlah 8.621 kunjungan,” kata Hasan, Senin, 10 Agustus 2026.
Tercatat, negara asal Malaysia masih menjadi negara asal wisatawan terbanyak dengan 26.108 kunjungan selama Januari hingga Juni 2026. Selanjutnya disusul Australia sebanyak 1.465 kunjungan, Singapura 904 kunjungan, Amerika Serikat 633 kunjungan, Prancis 416 kunjungan, Inggris 282 kunjungan, Tiongkok 241 kunjungan, Spanyol 220 kunjungan, Selandia Baru 165 kunjungan, dan Afrika Selatan 113 kunjungan.
“Dari sepuluh negara asal wisman pada Juni 2026, peningkatan bulanan tertinggi terjadi pada wisatawan asal Afrika Selatan. Jumlahnya naik 325 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Hasan.
Di sisi lain, sektor pariwisata Sumbar masih ditopang oleh meningkatnya perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Selama Januari–Juni 2026, jumlah perjalanan wisnus tujuan Sumbar mencapai 12,15 juta perjalanan atau meningkat 0,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Pada Juni 2026, jumlah perjalanan wisnus tercatat sebanyak 2.080.998 perjalanan atau naik 3,83 persen dibandingkan Mei 2026. Kota Padang masih menjadi tujuan utama wisatawan nusantara dengan 469.510 perjalanan, disusul Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Padang Pariaman,” ujarnya.
BPS juga mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumbar pada Juni 2026 mencapai 52,16 persen. Angka tersebut meningkat 6,84 poin persentase dibandingkan Juni 2025, sementara rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang tetap berada pada angka 1,24 malam.
Menurut Hasan, meski jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mengalami penurunan pada Semester I 2026, peningkatan perjalanan wisatawan nusantara serta membaiknya tingkat hunian hotel menunjukkan aktivitas sektor pariwisata di Sumbar masih bertumbuh. Kondisi ini dinilai menjadi modal positif untuk mendorong pemulihan dan penguatan sektor pariwisata daerah pada semester berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....