Polda Sumbar Tingkatkan Keamanan Kawasan Wisata Bersama Dua Instansi
- 25 Jul 2026 10:03 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) bersama Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar dan Satpol PP Provinsi Sumbar menandatangani Nota Kesepahaman tentang tata kelola pengamanan kawasan wisata berbasis kolaborasi. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Mapolda Sumbar, Jumat, 24 Juli 2026. Penandatanganan kesepahaman tersebut sebagai upaya memperkuat sistem keamanan destinasi wisata melalui sinergi antarinstansi.
Nota kesepahaman itu ditandatangani oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumbar, Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, dan Satpol PP Provinsi Sumbar. Kegiatan tersebut turut disaksikan Auditor Madya Tk. II Sispamobvitnas Baharkam Polri, Kombes Pol Adrian Indra Nurinta, yang memberikan pendampingan agar pelaksanaan kerja sama selaras dengan kebijakan pengamanan objek vital nasional.
Adrian mengatakan kerja sama ini bertujuan membangun strategi kolaborasi dalam penyelenggaraan pengamanan objek vital, khususnya kawasan wisata di Sumatera Barat. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan wisata yang aman, tertib, dan kondusif sehingga mendukung pembangunan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Baginya, nota kesepahaman tersebut menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan pengamanan di kawasan wisata. Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan harus bersama-sama mewujudkan tiga aspek utama, yaitu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat serta wisatawan.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah mengoptimalkan pelaksanaan pengamanan di kawasan wisata. Ada tiga hal yang harus kita ciptakan bersama, yaitu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan," ucapnya.
Adrian menjelaskan keselamatan merupakan prinsip paling mendasar yang harus diprioritaskan sebelum menciptakan keamanan. "Keselamatan adalah hukum tertinggi. Kita harus menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, karena tanpa keselamatan tidak mungkin tercipta keamanan," ujarnya.
Adrian menambahkan keselamatan dan keamanan akan bermuara pada terciptanya kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sistem pengamanan kawasan wisata di Sumatera Barat diharapkan semakin terintegrasi sehingga mampu meningkatkan rasa aman, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, dan mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....