Dishub Pariaman Siapkan Kantong Parkir Sambut Puncak Tabuik Piaman 2026
- 28 Jun 2026 00:16 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Libur akhir pekan diperkirakan akan membawa ribuan pengunjung ke Kota Pariaman untuk menyaksikan rangkaian tradisi budaya Tabuik Piaman 2026. Mengantisipasi lonjakan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pariaman menyiapkan berbagai langkah untuk mengatur arus kendaraan dan menjaga kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Kepala Dishub Kota Pariaman, Alfian, mengatakan pengaturan kantong parkir dan rekayasa lalu lintas menjadi fokus utama pihaknya. Upaya ini dilakukan agar arus kendaraan tetap lancar sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Untuk kendaraan roda dua dan mobil pribadi, Dishub telah menyiapkan lokasi parkir di kawasan bekas Terminal Kampung Pondok dan Pasar Pariaman. Sementara itu, bus wisata berukuran besar diarahkan ke kawasan Nusantara yang memiliki kapasitas parkir lebih luas.
"Peningkatan jumlah wisatawan menuju Kota Pariaman diprediksi mulai terjadi besok, Sabtu 27 Juni 2026. Kondisi ini seiring memasuki prosesi H-1 hingga puncak perayaan Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 yang dipusatkan di kawasan Pantai Gandoriah," ucapnya, Jum'at, 26 Juni 2026.
Alfian menegaskan tarif parkir selama hari besar telah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak dibenarkan adanya pungutan liar. Tarif parkir ditetapkan sebesar Rp5 ribu untuk sepeda motor, Rp10 ribu untuk kendaraan roda empat, dan Rp20 ribu untuk bus wisata besar.
Pada kesempatan itu, Alfian mengimbau wisatawan agar mematuhi arahan petugas dan menggunakan lokasi parkir resmi yang telah disediakan. Imbauan tersebut disampaikan mengingat kawasan Pantai Gandoriah diperkirakan kembali dipadati pengunjung saat prosesi pembuangan Tabuik ke laut.
"Untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, sebanyak 200 personel disiagakan sejak pagi hingga acara selesai. Rekayasa lalu lintas juga akan diberlakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan. Sally Della Putri melaporkan," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....