Sebanyak 36 Ribu Tiket Kereta Libur Sekolah Sudah Terjual

  • 23 Jun 2026 07:26 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama masa libur sekolah 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Sampai hari ini, Senin, 22 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, sebanyak 36.200 tiket kereta api lokal telah terjual untuk berbagai tujuan di Sumatera Barat.

Kepala Humas KAI Sumbar, Reza Shahab mengatakan tingginya angka penjualan tersebut merupakan akumulasi pemesanan keberangkatan periode 20 hingga 29 Juni 2026. Jumlah tiket yang terjual diperkirakan masih akan terus bertambah karena penjualan masih berlangsung melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya.

Reza menyampaikan untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI Divre II Sumbar menyediakan total 124.672 tempat duduk selama masa angkutan libur sekolah. Kapasitas tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari yang disiapkan untuk melayani mobilitas penumpang di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Menurut Reza, tingginya penjualan tiket menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. Kereta api menjadi pilihan karena menawarkan perjalanan yang praktis, ekonomis, nyaman, dan terhindar dari kemacetan jalan raya.

"KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, tepat waktu, nyaman, dan terjangkau selama masa libur sekolah. Antusiasme masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat karena dinilai praktis dan mampu memberikan kenyamanan selama perjalanan," ucapnya, Senin, 22 Juni 2026.

Reza kembali menyampaikan KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni Kereta Api Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie - Bandara Internasional Minangkabau, Kereta Api Pariaman Ekspres relasi Pauhlima - Naras, dan Kereta Api Lembah Anai relasi Kayu Tanam - Padang. Dari ketiga layanan tersebut, KA Pariaman Ekspres masih menjadi favorit masyarakat karena memberikan akses mudah menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah Pariaman dengan tarif hanya Rp5.000.

"Kehadiran kereta api lokal tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Kami mengajak masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan layanan kereta api sebagai pilihan transportasi selama libur sekolah," tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....