Festival Padusi Gandang Lasuang Pukau Ribuan Warga Pasaman Barat

  • 15 Jun 2026 05:05 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Festival Padusi Gandang Lasuang yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Sabtu, 13 Juni 2026 malam. Kegiatan budaya tersebut menyedot perhatian ribuan warga dan menjadi ajang pelestarian seni tradisional daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Afrizal, mengatakan festival yang berlangsung meriah itu menampilkan Tari Padusi Gandang Lasuang sebagai pertunjukan utama. Penampilan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Selain pertunjukan utama, sejumlah penampilan seni dari berbagai sanggar dan seniman lokal turut menghibur pengunjung hingga acara berakhir. Kehadiran beragam atraksi budaya semakin menambah semarak festival yang menjadi agenda budaya daerah tersebut.

Menurut Afrizal, festival ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Kegiatan budaya juga menjadi sarana penting untuk memperkuat identitas daerah serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya.

“Pasaman Barat memiliki kekayaan seni dan budaya yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Festival Padusi Gandang Lasuang bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga ruang bagi perempuan untuk berekspresi serta menunjukkan perannya dalam melestarikan budaya daerah,” ucapnya.

Afrizal menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus mendorong pengakuan budaya lokal melalui pengusulan sejumlah tradisi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Tahun ini, tradisi yang diusulkan antara lain Padusi Gandang Lasuang dari Sasak, Ulu Podeh dari Air Bangis, dan Manjalang Lubuk Landua.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival, Reza Mashendra, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi wadah penguatan peran perempuan dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. “Festival ini menjadi sarana untuk memperkenalkan pentingnya kesetaraan perempuan sekaligus melestarikan kesenian Gandang Lasuang. Kami juga ingin meningkatkan kesadaran generasi muda agar terus menjaga dan mewariskan budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa, apalagi melalui Program Dana Indonesiana yang dikelola Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia,” tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....