Tiga Festival Budaya Kreatif Akan Hadir di Pasbar pada Juni 2026

  • 21 Mei 2026 03:05 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mematangkan persiapan pelaksanaan Semarak Pasa Ekraf, Rang Mudo Kreatif Festival, dan Festival Padusi Gandang Lasuang yang akan dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Tiga agenda budaya dan ekonomi kreatif tersebut dipusatkan di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat.

Rapat koordinasi persiapan kegiatan digelar di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu, 20 Mei 2026. Pertemuan ini dihadiri Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Dinas Pariwisata Pasbar, Kodim, Polres Pasbar, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, DLH, Satpol PP, unsur pemuda, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Kegiatan festival tersebut digagas melalui pokok pikiran anggota DPRD Sumatera Barat asal Pasaman Barat, Zulkenedi Said dan Ade Putra. Festival dirancang untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.

Asisten Administrasi Umum Setda Pasaman Barat, Harlina Syahputri menyampaikan apresiasi atas rencana pelaksanaan festival di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Kegiatan budaya dan ekonomi kreatif tetap penting karena menjadi ruang hiburan masyarakat sekaligus sarana mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat setempat

“Festival budaya dan ekonomi kreatif seperti ini sangat dinantikan masyarakat. Selain menjadi ruang hiburan dan promosi budaya, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan masyarakat Pasaman Barat yang majemuk,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Wahendra menjelaskan festival tersebut disusun untuk mengangkat potensi kearifan lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. Dengan menghadirkan kompetisi seni kreatif serta pertunjukan kontemporer berbasis budaya tradisional untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya.

“Tujuannya menumbuhkan rasa cinta generasi Z dan milenial terhadap warisan budaya leluhur agar tidak tergerus perkembangan zaman,” ujarnya.

Disamping itu, Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat Afrizal menyampaikan selain pertunjukan budaya, festival juga akan menghadirkan Pasa Ekraf atau Pasar Ekonomi Kreatif sebagai wadah promosi UMKM dan pelaku industri kreatif lokal. Ia meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dan komunikasi agar rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, tertib, serta mampu mendorong promosi wisata dan budaya daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....