Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau Jadi Unggulan
- 14 Apr 2026 15:11 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) bakal dipoles menjadi destinasi primadona untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Kota Padang Panjang. Strategi penguatan ikon budaya ini dibahas langsung oleh Wali Kota Hendri Arnis bersama Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Padang Panjang (Porapar) dan jajaran OPD terkait pada Senin, 13 April 2026 dalam rapat sinkronisasi program kerja wali kota periode 2025–2030.
Dalam arahannya, Wako Hendri menegaskan, pengembangan PDIKM harus berdampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan Pendapat Asli Daerah (PAD).
“Kita ingin ada peningkatan kunjungan yang signifikan ke PDIKM, dan itu harus berbanding lurus dengan peningkatan PAD,” ujar Hendri. “Di sinilah dibutuhkan kreativitas dalam mengemas potensi yang ada agar lebih menarik.”
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas OPD agar pengelolaan PDIKM berjalan maksimal dan terintegrasi.
“Pengembangan ini tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi antar OPD, mulai dari pengelolaan, promosi, hingga penguatan infrastruktur,” kata Hendri.
Dalam rapat tersebut, berbagai strategi dibahas, mulai dari penguatan konsep wisata berbasis pengalaman hingga optimalisasi promosi digital. Target ambisius pun ditetapkan, yakni mencapai 150 ribu kunjungan wisatawan pada 2030.
Narasumber bidang UMKM dan ekonomi kreatif, Tomy Iskandar menyebut PDIKM memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat wisata budaya yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga interaktif.
“PDIKM harus hidup. Pengunjung tidak hanya datang melihat, tetapi juga merasakan langsung pengalaman budaya,” ungkapnya.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyarankan penyusunan langkah strategis dalam enam bulan ke depan, seperti penyusunan masterplan, standar operasional prosedur (SOP), serta penguatan sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata.
Selain itu, penguatan digitalisasi juga menjadi perhatian utama melalui pengembangan media digital, website, dan konten visual yang menarik guna menjangkau pasar yang lebih luas.
Sementara itu, narasumber bidang komunikasi dan literasi, Yusrizal KW menekankan pentingnya kesiapan tata kelola informasi dan publikasi digital dalam mendukung promosi PDIKM secara berkelanjutan.
Dalam jangka pendek, ditargetkan peningkatan kunjungan dari 12 ribu menjadi 20 ribu wisatawan sebagai langkah awal menuju target besar menjadikan PDIKM sebagai salah satu magnet wisata budaya di Sumatera Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....