Masa Angkutan Lebaran, 153 Ribu Penumpang Naik Kereta Api Sumbar
- 02 Apr 2026 10:27 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Masa angkutan Lebaran 2026 KAI Sumatwra Barat berakhir dengan capaian positif dalam pelayanan transportasi publik. PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat total 153.206 pelanggan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Kepala Humas KAI Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan jumlah tersebut meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya mencapai 137.936 pelanggan. Peningkatan ini menunjukkan tren kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api lokal di Sumatera Barat.
Reza Shahab menyampaikan lonjakan jumlah penumpang mencerminkan peningkatan kualitas layanan yang diberikan. Baginya kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas selama masa libur Lebaran.
“Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang semakin andal. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar pelanggan merasa aman dan nyaman,” ucapnya, Kamis, 2 April 2026.
Reza menyampaikan pergerakan penumpang tertinggi selama masa angkutan Lebaran tercatat di Stasiun Padang, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Secara nasional, Stasiun Padang juga menempati posisi kedua sebagai stasiun tujuan favorit dengan total 40.616 penumpang.
“Lonjakan volume penumpang tertinggi terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026, dengan jumlah penumpang berangkat berkisar antara 10.000 hingga 10.300 orang per hari,” katanya.
Selain itu, Reza menyebutkan Kereta Api Pariaman Ekspres menjadi layanan paling diminati dengan total penjualan mencapai 107.783 tiket selama periode angkutan Lebaran. Layanan ini tidak hanya mendukung sektor pariwisata menuju kawasan pantai Pariaman, tetapi juga menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
"Secara keseluruhan, penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre II Sumbar berjalan aman, lancar dan kondusif. KAI juga mengoptimalkan sumber daya serta pengamanan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan tetap terjaga," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....