Jumlah Wisatawan ke Lembah Harau pada Lebaran Ini Menurun
- 24 Mar 2026 12:11 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang -Jumlah pengunjung ke objek wisata Lembah Harau, Kabupaten Limapuluhkota mengalami penurunan pada Lebaran 2026. Sejak Minggu, 22 Maret 2026 rata-rata tiket yang terjual per hari hanya 800 lembar, menurun dibandingkan lebaran tahun lalu yang mencapai lebih dari seribu lembar per hari.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Limapuluhkota, Elsiwa Fajri mengatakan, salah satu penyebab menurunnya jumlah pengunjung adalah jarak libur yang singkat, serta kondisi Sumbar yang masih dalam pemulihan pascabencana akhir tahun 2025.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah tetap melakukau sejumlah persiapan untuk menyambut wisatawan yang datang ke berbagai destinasi unggulan di Limapuluh Kota. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pengamanan arus mudik dan balik lebaran untuk mendukung pengamanan lalu lintas di jalan menuju lokasi wisata,” katanya.
Elsiwa mengimbau pengelola wisata dan pelaku usaha kepariwisataan agar meningkatkan kebersihan, keamanan dan kenyamana destinasi wisata selama lebaran. Menurutnya, imbauan ini mencakup peningkatan fasilitas umum, pengelolaan sampah, penataan parkir dan prosedur pelayanan.
“Kepada pengelola wisata kami mengimbau agar memperhatikan mitigasi bencana dan pelayanan kepada pengunjung hal ini untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung,” ujarnya.
Sebelumnya beberapa objek wisata di kawasan Lembah Harau dipadati wisatawan pada libur lebaran 2026. Kendaraan dari luar Sumatera Barat (Sumbar) terpantau mendominasi lalu lintas serta wisatawan memadati kawasan air terjun Sarasah Bunta, Sarasah Murai hingga Sarasah Luluih. Sejumlah wisatawan terlihat menikmati destiasi wisata dengan menaiki pelampung dan mandi dikawasan ini.
Harga jual tiket untuk satu orang pada musim lebaran ini lima ribu rupiah. Elsiwa menyebut pihaknya tetap optimistis sektor pariwisata di Kabupaten Limapuluh Kota akan kembali menggeliat dalam beberapa waktu ke depan.
Ia menilai, promosi destinasi wisata serta perbaikan infrastruktur pascabencana akan menjadi faktor penting dalam menarik minat wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.
Pemerintah daerah juga berencana melakukan evaluasi terhadap pola kunjungan wisatawan selama musim libur Lebaran tahun ini, sebagai bahan perbaikan ke depan. Diharapkan, dengan strategi yang lebih terarah serta dukungan semua pihak, kawasan Lembah Harau tetap menjadi salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat yang mampu bersaing dan menarik lebih banyak wisatawan pada musim liburan berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....