Geliat UMKM di Tengah Serunya Alek Pacu Kuda Wirabraja di Tanah Datar
- 09 Feb 2026 20:28 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Alek anak nagari Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional di Gelanggang Pacu Kuda Dang Tuanku Tanah Datar tanggal 8 dan 9 Februari 2026 berhasil menarik ribuan pengunjung. Tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi dan hiburan masyarakat, kegiatan tersebut juga memberi dampak signifikan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Tidak hanya UMKM lokal, para pelaku usaha dari Kota Padang, Bukittinggi, dan kabupaten-kota lainnya turut hadir untuk membuka lapak dan menawarkan beragam produk kepada para pengunjung. Salah satunya adalah Fauziah Khairunnisa, pelaku UMKM asal Nagari Tanjung Barulak, Kecamatan Tanjung Emas.
Fauziah Khairunnisa sehari-hari berjualan minuman berbahan dasar lidah buaya di rumahnya. Pada alek pacu kuda ini, Fauziah membuka stan khusus. Meski baru pertama kali berjualan langsung di event besar, ia mengaku sangat terbantu dengan tingginya jumlah pengunjung.
“Event seperti ini sangat bagus dan sangat membantu kami. Dengan adanya kegiatan ini, kami bisa berjualan di sini untuk meningkatkan perekonomian,” ujar Fauziah.
Pengalaman yang sama juga dirasakan Tiara, warga Jorong Kubang Landai, Nagari Saruaso, yang sehari-hari berjualan sate. Ia mengaku omzetnya meningkat drastis selama dua hari pelaksanaan pacu kuda.
"Alhamdulillah dengan adanya pacu kuda ini, jual beli lumayan lebih banyak dari biasanya. Kami berharap pacu kuda seperti ini bisa dilaksanakan dua kali dalam setahun," ungkap Tiara.
Hal senada disampaikan Fajar, pedagang sate asal Kota Padang yang sudah terbiasa mengikuti berbagai event besar di dalam maupun luar provinsi. Ia menyebut ajang seperti Pacu Kuda Wirabraja menjadi momentum penting bagi pedagang keliling sepertinya.
“Kami memang sering pergi berjualan ke event-event seperti ini, bahkan sampai ke Kuansing, ke acara wisuda, Tabuik di Pariaman, dan lainnya,” ujarnya.
Dengan semakin kuatnya peran event tradisional terhadap pergerakan ekonomi kerakyatan, alek pacu kuda di Tanah Datar terbukti tidak hanya menjaga tradisi leluhur, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan UMKM dan penggerak ekonomi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....