Masjid Tuo Kayu Jao, Warisan Islam di Solok
- 20 Jul 2025 11:54 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Di tengah keindahan alam Desa Wisata Kayu Jao, berdiri megah sebuah peninggalan bersejarah yang menjadi saksi penyebaran Islam di Ranah Minang yaitu Masjid Tuo Kayu Jao. Masjid ini tidak hanya menjadi pusat ibadah warga sekitar, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menyelami sejarah Islam dan budaya Minangkabau.
Masjid Tuo Kayu Jao diyakini dibangun sekitar tahun 1597 Masehi, menjadikannya sebagai masjid tertua kedua di Indonesia dan salah satu masjid tertua di Sumatera Barat. Keberadaannya menjadi simbol awal masuknya Islam ke wilayah Minangkabau pada abad ke-16 hingga 17. “Masjid ini masih aktif digunakan masyarakat untuk salat lima waktu, kegiatan mengaji anak-anak, hingga salat hari raya,” ujar Bima Eka Saputra, penggiat Desa Wisata Kayu Jao.
Masjid ini dikenal karena arsitekturnya yang masih mempertahankan gaya tradisional Minangkabau. Struktur bangunannya sebagian besar masih asli. Dari 24 tiang utama, hampir semuanya belum pernah diganti, kecuali satu tiang tengah yang bagian bawahnya diperbarui karena pernah roboh.
Sementara itu, atapnya yang terbuat dari ijuk pernah mengalami sekali penggantian, yaitu pada saat musibah kebakaran Rumah Gadang di Batu Sangkar. Namun, sekitar 70 persen struktur masjid masih asli, termasuk ornamen dan konstruksi kayunya.
Salah satu peninggalan lain yang tetap terawat adalah beduk masjid. “Kalau badan beduknya belum pernah diganti, hanya kulit sapinya yang diperbarui karena aus,” ujar Bima. Keaslian beduk ini menambah kekuatan nilai sejarah masjid sebagai peninggalan hidup dari zaman lampau.
Meski memiliki nilai sejarah tinggi dan menjadi tujuan wisata religi, Masjid Tuo Kayu Jao tetap menjadi pusat kehidupan spiritual masyarakat sekitar. Tidak seperti banyak situs bersejarah lain yang hanya dijadikan monumen, masjid ini masih hidup dan berfungsi sebagaimana mestinya.
“Kita ingin menjaga keseimbangan antara fungsinya sebagai rumah ibadah dan destinasi wisata sejarah,” kata Bima. Masjid ini berada di pusat kawasan Desa Wisata Kayu Jao, Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus.
Masjid Tuo Kayu Jao bukan hanya peninggalan arsitektu, tapi juga warisan spiritual yang menjadi identitas masyarakat Kayu Jao. Upaya pelestariannya dilakukan dengan gotong-royong, tanpa menghilangkan keaslian bentuk dan fungsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....