Zulka Hendra: Pengalaman Nasional Jadi Bekal Victory

  • 11 Jul 2026 10:13 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Victory Football School (FS) Payakumbuh U-12 harus mengakhiri perjuangannya di putaran nasional Piala Presiden 2026 setelah gagal lolos dari fase penyisihan Grup E yang berlangsung di Lapangan JEC Mini Soccer, Yogyakarta, 8 Juli lalu. Meski demikian, Pelatih Kepala Victory FS, Zulka Hendra, menilai pengalaman bertanding di level nasional menjadi modal penting bagi perkembangan para pemain muda Sumatera Barat.

Sebagai wakil PSSI Sumatera Barat, Victory FS tergabung di Grup E bersama G'Soccer Academy Jawa Tengah, Jakarta Soccer Academy, dan PS Bangka. Pada laga perdana, Victory membuka peluang lolos usai mengalahkan G'Soccer Academy 2-1. Namun pada pertandingan berikutnya, Victory kalah 0-2 dari Jakarta Soccer Academy dan kembali takluk 1-3 dari PS Bangka sehingga gagal melaju ke babak selanjutnya.

"Secara pengalaman, anak-anak mendapatkan pengalaman yang luar biasa karena bisa bermain di level nasional melawan tim-tim terbaik yang mewakili provinsinya masing-masing. Kalau saya lihat, secara kemampuan kami tidak kalah bersaing dengan tim-tim yang tampil di tingkat nasional itu," ujar Zulka Hendra, Jumat 10 Juli 2026.

Menurut Zulka, salah satu kendala terbesar yang dihadapi timnya adalah proses adaptasi terhadap regulasi pertandingan di putaran nasional. Ia mengungkapkan ukuran lapangan yang lebih kecil dari perkiraan serta penggunaan aturan permainan yang menyerupai futsal membuat para pemain kesulitan mengembangkan pola permainan yang selama ini menjadi kekuatan Victory.

"Lapangan lebih kecil dari yang kami bayangkan dan sistemnya juga berbeda karena menggunakan tendangan ke dalam seperti futsal. Anak-anak belum terbiasa dengan kondisi itu sehingga cukup sulit mengembangkan permainan, terutama filosofi kami yang mengandalkan umpan-umpan pendek," katanya.

Meski mengoleksi poin yang sama dengan beberapa tim di grup, Victory gagal melangkah ke fase berikutnya karena kalah dalam perhitungan selisih gol. Zulka menilai hasil tersebut menjadi pelajaran penting agar tim lebih siap menghadapi berbagai situasi ketika tampil di kompetisi nasional pada masa mendatang.

Ia menegaskan kegagalan lolos dari penyisihan grup bukanlah akhir dari perjuangan Victory FS. Pengalaman menghadapi tim-tim terbaik Indonesia diyakini akan meningkatkan mental bertanding, kemampuan adaptasi, serta kualitas permainan para pemain muda Sumatera Barat. "Kami akan menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi. Anak-anak sudah menunjukkan semangat dan kualitas yang baik. Insya Allah pengalaman ini menjadi bekal agar Victory bisa tampil lebih baik dan berprestasi pada turnamen nasional berikutnya," tutup Zulka Hendra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....