Mengapa Mourinho Memilih Real Madrid?

  • 23 Jun 2026 15:21 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Ketika memutuskan meninggalkan Inter Milan pada tahun 2010, banyak pihak mempertanyakan alasan José Mourinho menerima pinangan Real Madrid. Padahal saat itu pelatih asal Portugal tersebut baru saja mengukir sejarah dengan mempersembahkan treble winner bagi Inter.

Namun bagi Mourinho, bergabung dengan Real Madrid bukan sekadar pindah klub, melainkan menerima sebuah tantangan besar yang sulit ditolak.

Dalam perkenalan resminya sebagai pelatih Real Madrid, Mourinho mengungkapkan bahwa sejarah besar klub menjadi salah satu faktor utama yang menarik perhatiannya. Ia mengaku selalu tertarik pada tantangan baru, terutama ketika harus mengembalikan sebuah tim besar ke jalur juara. Saat itu Real Madrid sedang berada dalam periode sulit di Eropa setelah beberapa musim gagal melangkah jauh di Liga Champions. Mourinho melihat situasi tersebut sebagai kesempatan untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih elite dunia.

Selain faktor sejarah klub, Mourinho juga mengaku tertarik dengan ekspektasi tinggi yang selalu mengelilingi Real Madrid. Baginya, melatih klub dengan tekanan besar justru menjadi sumber motivasi. Dalam berbagai kesempatan, ia mengatakan bahwa tidak melatih Real Madrid akan menjadi "kekosongan" dalam karier seorang pelatih top. Setelah sukses di Portugal, Inggris, dan Italia, Spanyol menjadi tantangan berikutnya yang ingin ia taklukkan.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah dominasi Barcelona pada masa itu. Di bawah asuhan Pep Guardiola, Barcelona tampil luar biasa dan dianggap sebagai salah satu tim terbaik sepanjang sejarah. Mourinho, yang baru saja menyingkirkan Barcelona bersama Inter di Liga Champions, merasa tertantang untuk membangun tim yang mampu bersaing secara langsung dengan rival abadi Real Madrid tersebut. Banyak pengamat menilai persaingan melawan Barcelona menjadi salah satu alasan terbesar yang membuat Mourinho tertarik datang ke Santiago Bernabéu.

Selama tiga musim menangani Los Blancos, Mourinho memang belum berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions. Namun ia berhasil mengubah mentalitas tim yang sebelumnya sering gagal di fase gugur Eropa. Di bawah arahannya, Real Madrid tiga kali berturut-turut mencapai semifinal Liga Champions dan kembali menjadi kekuatan yang disegani di benua biru. Banyak mantan pemain, termasuk Marcelo, mengakui bahwa Mourinho membawa budaya kompetitif dan mental juara yang sangat dibutuhkan klub saat itu.

Mourinho juga sukses mengakhiri sejumlah penantian gelar. Ia mempersembahkan Copa del Rey pada 2011 dan gelar La Liga musim 2011/2012 dengan torehan rekor poin yang saat itu menjadi yang terbaik dalam sejarah kompetisi. Prestasi tersebut membuat era Mourinho dikenang sebagai salah satu fondasi penting bagi kesuksesan besar Real Madrid pada tahun-tahun berikutnya.

Pada akhirnya, alasan Mourinho melatih Real Madrid bukan hanya soal prestise atau nilai kontrak. Ia datang karena tertarik pada sejarah klub, tertantang oleh tekanan untuk menang, serta ingin mengembalikan Real Madrid ke puncak sepak bola Eropa. Bagi Mourinho, Real Madrid adalah proyek ambisius yang sesuai dengan karakter dan filosofi kepelatihannya: menghadapi tantangan terbesar dan membuktikan diri di panggung paling tinggi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....