Imran Nahumarury: Semen Padang Sudah Berjuang hingga Akhir

  • 15 Mei 2026 20:16 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Tujuh gol Persebaya Surabaya bersarang ke gawang Iqbal Bachtiar dalam penampilan debutnya di laga kandang terakhir Semen Padang FC musim ini. Hattrick Bruno Paraiba serta 4 gol lainnya dilesakkan Rivera, Catur, Moreira dan Perovic hingga kartu kuning kedua Ade Kristanto memperpanjang derita Kabau Sirah yang akan bermain di liga dua musim depan.

Usai laga, Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury mengatakan, anak asuhnya tidak bisa berbuat banyak meski sejumlah peluang didapat termasuk satu gol Guillermo yang dianulir wasit. Ia memuji semangat pemainnya yang menunjukkan perjuangan dan bermain penuh selama 90 menit pertandingan.

“Kami tidak ada punya alasan lagi, dengan para pemain telah memainkan pertandingan terakhir di kandang ini dengan semangat juang. Kami memiliki beberapa peluang, termasuk satu gol Guillermo yang dianulir, namun tim tamu lebih bisa memaksimalkan peluang gol,” katanya, Jumat, 15 Mei 2026.

Menurut Imran, pergantian Firman Juliansyah dan Kasim Botan untuk menurunkan Froese dan Kazaki tidak membawa dampak berarti di babak kedua. “Maksud kami ingin mendorong serangan agar lebih hidup, namun sekali lagi daya juang yang menentukan kualitas permainan tim di lapangan,” ujarnya.

Laga ini menjadi debut sejumlah pemain yang biasanya menghangatkan bangku cadangan, selain Iqbal Bachtiar, nama-nama lainnya seperti pemain muda Ghifari Azhhari menjalani laga debut profesional mereka di kasta tertinggi sepakbola tanah air. “Menurunkan mereka di lapangan bukan hanya soal menit bermain, namun juga sebagai wujud profesionalitas klub kepada pemain muda untuk menunjukkan kualitas mereka,” kata Imran.

Sementara itu, Pelatih Persebaya, Bernardo Tavarez mengakui laga berjalan sulit, meski tim nya berhasil mematahkan rekor tak pernah menang Bajul Ijo di Stadion Agus Salim Padang. “Pertandingan ini sulit bagi kami, terutama pada 15 menit awal pertandingan berjalan. Namun kami beruntung, perlahan pemain mulai menemukan ritme serangan balik dengan memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Dalam laga ini pemain pengganti, Bruno Paraiba mencetak dua gol open play dan satu aksekusi penalti. “Memasukkan Paraiba di laga ini murni taktis yang brilian. Dia sudah kembali pulih setelah cedera pada pekan lalu, kami melihatnya di bangku cadangan siap untuk dimainkan, tiga golnya ada bonus,” kata Tavarez.

Sementara itu, laga ini tidak menentukan lagi bagi Semen Padang yang musim depan harus bermain di kompetisi kasta kedua. Namun, Kabau Sirah harus dihadapkan dengan laga pamungkas mereka saat bersua raksasa Persija Jakarta yang tengah berduka usai ditaklukkan Persib Bandung dalam derby Indonesia pekan lalu. Laga tersebut akan berlangsung di Jakarta International Stadium, Sabtu, 23 Mei 2026 mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....