Sempat Bangkit, Semen Padang Tumbang 1-2 dari Persis Solo di Manahan

  • 12 Apr 2026 18:01 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Semen Padang FC kembali harus menelan pil pahit usai takluk 1-2 dari Persis Solo pada pekan ke-27 BRI Super League, Minggu, 12 April 2026. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Kabau Sirah yang masih berkutat di zona degradasi.

Datang ke Stadion Manahan tanpa dukungan suporter, Semen Padang sejatinya tampil menjanjikan sejak awal laga. Tekanan langsung diberikan lewat pergerakan Kazawa dan Froese yang mampu membongkar lini pertahanan tuan rumah.

Sejumlah peluang emas tercipta di awal pertandingan. Guilermo nyaris membuka keunggulan pada menit ke-11, disusul kesempatan matang Kasim Botan yang gagal dimaksimalkan setelah kiper Persis menutup ruang tembak dengan baik. Dominasi permainan sempat berada di tangan Kabau Sirah, namun penyelesaian akhir menjadi masalah klasik.

Alih-alih unggul, Semen Padang justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-37. Maricic lolos dari pengawalan dan melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dijangkau Rendy Oskario. Gol tersebut membuat Semen Padang tertinggal 0-1 hingga jeda.

Memasuki babak kedua yang sempat terganggu genangan air, Semen Padang tetap berusaha menjaga intensitas serangan. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68, meski lewat skenario yang tidak ideal. Bola sapuan yang tidak sempurna dari lini belakang Persis berujung gol bunuh diri Sutanto Tan, membuat skor kembali imbang 1-1.

Momentum kebangkitan sempat terlihat. Semen Padang meningkatkan tekanan dan menciptakan beberapa peluang melalui Firman Juliansyah hingga Maicon. Namun lagi-lagi, efektivitas menjadi pembeda.

Petaka datang pada menit ke-78 ketika Maricic kembali mencetak gol. Memanfaatkan umpan mendatar, ia berhasil menaklukkan Rendy untuk kedua kalinya dan mengembalikan keunggulan Persis.

Di sisa waktu pertandingan, Semen Padang mencoba segala cara untuk menyamakan kedudukan. Namun rapatnya pertahanan Persis dan kurangnya ketajaman di lini depan membuat skor tak berubah.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Semen Padang yang sebenarnya tampil kompetitif, namun kembali gagal mengonversi peluang menjadi poin. Situasi ini membuat mereka masih terjebak di zona merah dan berada dalam tekanan besar jelang pekan-pekan krusial berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....