Harimau Sumatera Mati Terjerat di Sungai Pua Agam

  • 26 Jul 2024 13:32 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Seekor Harimau Sumatera atau Panthera Tigris Sumatrae mati terjerat di Sigaruntang, Jorong Sungai Pua, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis 25 Juli 2024. Harimau Sumatera berjenis kelamin betina itu terjerat di dekat kebun milik warga.

Kepala Seksi Wilayah I Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar, Antonius Vevri Jumat (27/7/2024) mengatakan, Harimau Sumatera yang terjerat di dekat kebun warga di Sigaruntang telah dilakukan evakuasi oleh petugas BKSDA dibantu tim Patroli Anak Nagari (Pagari) serta masyarakat sekitar. Dari kondisi harimau tersebut mengalami jeratan pada lehernya sehingga membuat kondisi harimau tersebut dalam kondisi memperihatinkan.

"Harimau tersebut langsung kami bawa ke Rumah Sakit Hewan di Padang untuk dilakukan nekropsi untuk memastikan kematiannya. Harimau tersebut merupakan satwa yang dilindungi undang-undang tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem," kata Antonius.

Antonius Vevri menjelaskan, harimau pertama kali diketahui warga atas nama Simar saat sedang berada di sawahnya. Warga menduga babi yang terjerat dan setelah itu ia langsung menuju lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Sesampai di lokasi, warga yang menemukan harimau itu terjerat langsung melaporkan kepada warga sekitar. Kemudian, dari laporan dimaksud Wali Nagari Sungai Pua melaporkan temuan langsung ke BKSDA sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kami langsung menurunkan petugas dari Resort Konservasi Wilayah I Panti, Resort Konservasi Wilayah II Maninjau dan Resort Konservasi Marapi Singgalang ke lokasi harimau terjerat tersebut. Petugas sampai ke lokasi sekitar pukul 18.30 WIB dan harimau dalam kondisi lemas. Sekitar pukul 19.00 WIB harimau sudah mati," katanya.

"BKSDA selalu mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas berkebun, mengkandangkan ternak dan lainnya pada malam hari. Hal itu untuk menghindari konflik yang terjadi antara manusia dan hewan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....