Aksi Bela Palestina, Donasi Masyarakat Sumbar Capai Rp1,67 Miliar

  • 05 Okt 2026 02:13 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Dukungan masyarakat Sumatera Barat untuk rakyat Palestina diwujudkan melalui Aksi Bela Palestina yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (4/10/2026). Dari aksi tersebut terkumpul donasi sebesar Rp1.677.299.899, ditambah 0,5 emas, 10 gram perak, 32 ringgit, dan 10 riyal.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut memberikan dukungan dalam aksi tersebut. "Terima kasih kepada seluruh OPD Pemprov Sumatera Barat, Bank Nagari, instansi vertikal dan seluruh masyarakat Sumatera Barat yang telah memberikan donasi untuk Palestina," kata Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengapresiasi QUPRO Indonesia yang aktif menggalang solidaritas dan mendukung penyelenggaraan Aksi Bela Palestina. Menurutnya, besarnya donasi yang terkumpul menunjukkan kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap kondisi kemanusiaan yang dihadapi rakyat Palestina.

Ia mengatakan semangat solidaritas tersebut tidak terlepas dari sejarah panjang perjuangan masyarakat Sumatera Barat. Menurut Mahyeldi, penetapan 1 Oktober sebagai Hari Jadi Sumatera Barat berkaitan dengan pengambilalihan kembali Keresidenan Sumatera Barat dari pemerintahan Jepang pada 1 Oktober 1945. "Ini dilandaskan dari peristiwa diambil alihnya Residen Sumatera Barat dari pemerintahan Jepang. Maka dari situlah 1 Oktober dijadikan sebagai Hari Jadi Sumatera Barat," ujarnya.

Mahyeldi menegaskan Sumatera Barat memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah Indonesia, melalui tokoh-tokoh seperti Agus Salim, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, Tan Malaka, Mohammad Natsir, dan Mohammad Yamin. Ia juga mengingatkan peran Sumatera Barat dalam lahirnya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) serta Mosi Integral Natsir yang menjadi bagian dari perjalanan Indonesia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Sumatera Barat melahirkan pejuang, menghadirkan pendiri, menghadirkan proklamator, menghadirkan penyelamat, dan menghadirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....