Pertamina Pastikan Kualitas Pertalite Sumbar Sesuai Standar Lemigas

  • 03 Okt 2026 13:35 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan produk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang beredar di Sumatera Barat (Sumbar) telah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas). Kepastian tersebut berdasarkan hasil pengujian sampel oleh Laboratorium Lemigas Jakarta.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Sabtu, 3 Oktober 2026 mengatakan Pertamina telah melakukan pengujian sampel Pertalite dari sejumlah SPBU dan Integrated Terminal Teluk Kabung untuk diuji di Laboratorium Lemigas Jakarta. Berdasar hasil pengujian terhadap sampel yang telah diperiksa oleh Lemigas, produk Pertalite menunjukkan hasil sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh Ditjen Migas.

"Selain pengujian sampel, Pertamina juga mulai dari menerima dan memverifikasi laporan konsumen sebagai tindak lanjut atas informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas Pertalite. Pertamina juga telah melakukan penanganan terhadap konsumen yang menyampaikan keluhan dan memenuhi proses verifikasi. Penanganan tersebut termasuk pemberian bentuk kepedulian kepada konsumen sesuai hasil pemeriksaan dan prosedur perusahaan," kata Fahrougi.

Sementara itu, salah seorang konsumen, Endang, mengaku telah menerima penggantian biaya perbaikan kendaraannya dari Pertamina. Ia menyebut biaya perbaikan akibat kendala yang dialami setelah mengisi Pertalite mencapai Rp1.015.000, meliputi penggantian saringan, komponen pompa bahan bakar, dan sejumlah komponen lainnya.

"Proses pengajuan penggantian biaya dilakukan dengan melaporkan kejadian ke SPBU tempat terakhir mengisi BBM, disertai bukti transaksi, dokumen perbaikan kendaraan, serta video kondisi tangki dan komponen kendaraan saat diperiksa di bengkel. Bahkan, saat ia menyampaikan laporan, sudah terdapat sejumlah konsumen lain yang juga mengadu," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....