Sebanyak 1.400 Dosis Vaksin Rabies Disiapkan Gratis di Padang

  • 29 Sep 2026 01:45 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Padang menyiapkan 1.400 dosis vaksin rabies gratis sepanjang 2026 untuk memperkuat pencegahan penyakit rabies pada hewan peliharaan. Hingga September, vaksinasi telah diberikan kepada 421 anjing dan kucing peliharaan di Kota Padang.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan vaksinasi menjadi salah satu langkah penting dalam pengendalian rabies selain edukasi dan pengawasan terhadap hewan penular rabies. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah bersama masyarakat, pemilik hewan, komunitas, sekolah, perguruan tinggi dan organisasi profesi.

Maigus menyebut rabies merupakan penyakit menular berbahaya yang memiliki risiko kematian sangat tinggi setelah gejala klinis muncul. Pencegahan harus dilakukan secara bersama melalui edukasi dan intervensi langsung di tengah masyarakat.

“Pengendalian rabies tidak cukup dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh potensi masyarakat. Karena penyakit ini memiliki risiko kematian yang sangat tinggi setelah gejala klinis muncul,” ujar Maigus Nasir pada peringatan World Rabies Day 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat di halaman Kantor Camat Padang Selatan, Senin, 28 September 2026.

Selain vaksinasi, Pemko Padang akan memperkuat pengendalian populasi anjing liar pada 2027. Pelaksanaannya direncanakan melibatkan Dubalang Kota di setiap kelurahan, forum RT dan RW, serta berbagai komunitas masyarakat.

Maigus juga mendorong edukasi mengenai rabies diperluas hingga lingkungan RT dan RW, kelurahan, sekolah, kelompok pemilik hewan, komunitas, kelompok berburu hingga perguruan tinggi. Menurutnya, pemahaman masyarakat menjadi bagian penting untuk mencegah penularan sekaligus mempercepat penanganan jika terjadi gigitan atau cakaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Sukarli, mengatakan Sumbar masih menjadi daerah endemis rabies. Hingga September 2026, tercatat 53 kasus positif rabies pada hewan di wilayah Sumatera Barat.

Sukarli mengingatkan kematian akibat rabies dapat dicegah apabila vaksinasi dan penanganan dilakukan sedini mungkin. Masyarakat yang terkena gigitan atau cakaran hewan juga diminta segera mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun selama 15 menit sebelum mendapatkan penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumbar, Wahidin Beruh, mengatakan peringatan World Rabies Day menjadi momentum memperkuat aksi bersama antara pemerintah dan organisasi profesi. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui vaksinasi rabies massal bagi anjing dan kucing, edukasi di tingkat SD hingga SMA di Kecamatan Padang Selatan, serta pemeriksaan dan pengobatan hewan di tiga shelter.

Penguatan pencegahan rabies di Padang dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan tema Stronger Together. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi, vaksinasi, dan pengawasan sehingga risiko penularan rabies dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....