Menjaga Rantai Pasok Distribusi Pangan Pascagalodo Kabupaten Solok

  • 29 Sep 2026 17:49 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kabupaten Solok kembali dihantam bencana galodo (banjir bandang) yang memutus sejumlah akses transportasi utama dan melumpuhkan aktivitas ekonomi lokal. Bencana ini berdampak terhadap ketersediaan serta distribusi kebutuhan pokok dan BBM di lokasi terdampak.

Pengurus Kadin Sumatera Barat, Rahim Mardanis kepada RRI mengatakan, secara ekonomi, dampak utama terputusnya jalur distribusi logistik akibat material banjir dan kerusakan infrastruktur jalan/jembatan. Solok merupakan daerah perlintasan sekaligus lumbung pangan sentral.

"Saat terjadi bencana di daerah, peemrintah perul mengamankan jalur-jalur distribusi pangan. Hal ini menjadi prioritas dalam menjaga rantai pasok pangan agar tetap berjalan optimal," ujar Rahim, Selasa, 29 September 2026.

Ketika jalur tersebut terganggu, yang terpukul jelas Rahim bukan hanya pasokan di dalam Kabupaten Solok saja, tapi juga kelancaran pasokan ke daerah sekitarnya.

Dikatakan, terkait pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), Kadin berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan pemda setempat untuk menerapkan beberapa langkah krusial diantaranya menyiapkan mobil tangki BBM cadangan (SPBU kantong) yang disiagakan di dekat area terdampak agar pasokan alat berat untuk evakuasi serta kendaraan operasional logistik tidak terhenti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....