Galodo Terjang Kabupaten Solok, Korem 032/Wirabraja Kerahkan Batalyon TP 951
- 22 Sep 2026 08:20 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Bencana banjir bandang atau galodo kembali melanda wilayah Sumatera Barat. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Kabupaten Solok memicu luapan material lumpur, potongan kayu, hingga bebatuan besar yang menerjang permukiman warga serta kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.
Merespons cepat musibah tersebut, Komando Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja langsung menerjunkan kekuatan penuh ke lokasi terdampak. Satuan terdekat, yakni prajurit dari Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 951, dikerahkan sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 90 personel untuk memperkuat proses evakuasi dan pencarian warga.
Kepada RRI, Selasa, 22 September 2026, Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno menyampaikan rasa keprihatinan serta duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Solok. Dengan pendekatan yang humanis, ia menegaskan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama seluruh prajurit di lapangan.
“Pertama-tama, kami atas nama keluarga besar Korem 032/Wirabraja menyampaikan rasa duka dan simpati mendalam kepada saudara-saudara kita di Kabupaten Solok. Sejak laporan musibah ini kami terima tadi malam, saya langsung menginstruksikan prajurit terbawah khususnya dari Batalyon TP 951 untuk segera merapat ke titik-titik krusial. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan seluruh warga yang membutuhkan pertolongan bisa segera dievakuasi ke tempat yang aman,” tegas Brigjen TNI Aji Mimbarno.
Seluruh personel yang dikerahkan telah dibekali dengan peralatan teknis tanggap darurat bencana alam. Kehadiran perlengkapan memadai ini dirancang untuk mempercepat dan mempermudah proses penanggulangan di lapangan yang dikoordinasikan secara terpadu bersama pemerintah daerah, kepolisian dan instansi terkait lainnya.
Menanggapi cepatnya arus informasi yang berkembang di media massa dan media sosial terkait dampak kerusakan maupun kebutuhan darurat, Danrem 032 Wirabraja mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum terverifikasi. Warga diminta hanya merujuk pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Hingga Selasa pagi, prajurit Batalyon TP 951 bersama gabungan tim SAR, kepolisian, dan relawan terus bergotong-royong membuka akses jalan yang tertimbun material galodo serta menyalurkan bantuan logistik awal di titik-titik pengungsian. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan senantiasa mengikuti arahan instruksi petugas di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....