Sawahlunto Terus Perluas Akses Digital lewat Pembangunan BTS

  • 21 Sep 2026 06:00 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mendampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meresmikan tower BTS Telkomsel di Desa Talawi Mudiak, Sabtu, 19 September 2026. Kehadiran infrastruktur tersebut memperluas akses komunikasi digital masyarakat di wilayah yang sebelumnya mengalami blank spot atau tidak terjangkau sinyal.

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra mengatakan dengan beroperasinya tower tersebut, masyarakat di sejumlah dusun di Desa Talawi Mudiak kini dapat menikmati akses jaringan digital yang lebih cepat dan nyaman. Kondisi itu diharapkan mempermudah aktivitas warga sekaligus mendukung berbagai kebutuhan komunikasi dan pekerjaan.

Menurutnya, akses internet yang semakin baik juga memberikan manfaat bagi generasi muda di wilayah tersebut. Jaringan digital dapat dimanfaatkan untuk memperoleh berbagai konten pendidikan dan informasi melalui internet sehingga mendukung kegiatan belajar serta pengembangan pengetahuan.

"Tower BTS Talawi Mudiak menjadi tower kelima yang dibangun di Kota Sawahlunto dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, pembangunan tower telah dilakukan di Desa Kubang Tangah, Desa Batu Tanjung, dan Desa Taratak Bancah, sementara pembangunan tower di Desa Talago Gunuang masih dalam tahap persiapan," kata Riyanda.

Riyanda menyampaikan, peningkatan pembangunan tower BTS tersebut merupakan hasil sinergi Pemerintah Kota Sawahlunto dengan Telkom Indonesia. Upaya itu dijembatani anggota DPR RI Andre Rosiade yang mengawal proposal Wali Kota Riyanda Putra kepada jajaran direksi dan manajemen Telkom.

"Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Andre Rosiade atas berbagai dukungan dan fasilitasi yang diberikan kepada Pemerintah Kota Sawahlunto. Koordinasi dengan anggota DPR RI akan terus dilakukan untuk membuka peluang dukungan program dari kementerian, lembaga maupun BUMN," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Riyanda turut mengajukan kebutuhan tambahan satu unit tower BTS di kawasan pusat kota. Tambahan infrastruktur tersebut diperlukan untuk memperkuat jaringan ketika terjadi peningkatan aktivitas masyarakat maupun pelaksanaan berbagai kegiatan dan event.

Menurut Riyanda, penguatan konektivitas digital tidak hanya ditujukan untuk mengatasi wilayah blank spot, tetapi juga memastikan layanan komunikasi tetap memadai di kawasan dengan aktivitas publik yang tinggi. Kehadiran infrastruktur telekomunikasi diharapkan semakin mendukung aktivitas masyarakat dan pelayanan di Kota Sawahlunto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....